Breaking News:

Kabar Surabaya

Ngaku Sebagai Kiai Sakti di Jember, Komplotan Penipu Ubah Uang Rp 650 Juta Jadi Keramik dan Bantal

Anggota Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim mengungkap penipuan dengan modus penggandaan uang.

SURYAMALANG.COM/Luhur Pambudi
Tersangka penipuan penggandaan uang yang ditangkap anggota Polda Jatim. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Anggota Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim mengungkap penipuan dengan modus penggandaan uang.

Aksi penipuan ini melibatkan pelaku dari berbagai daerah, yaitu Andriono dari Ambon, Hodri dari Jember, Rudy Nainggolan dari Sumatera Utara, dan Ahmad Firman asal Jember.

Dalam aksinya, komplotan ini mengaku sebagai kiai sakti.

Modusnya, para pelaku minta korban berinisial AL untuk menyetorkan sejumlah uang yang diletakkan di dalam koper khusus.

Tanpa sepengetahuan korban, para pelaku menukar koper tersebut.

Ternyata koper tersebut hanya berisi beberapa lapis keramik, bantal tidur, dan beberapa helai kain.

Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol R Pitra Andrias Ratulangie menyebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 650 juta.

“Kami masih kembangkan kasus ini,” kata Pitra kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (27/11/2019).

Pitra menerangkan para pelaku mengubah uang menggunakan trik sulap sederhana.

Sebelum menjalankan ritual penggandaan uang, para pelaku membujuk korban dengan menayangkan rekaman video kemampuan pelaku dalam menggandakan uang.

Halaman
123
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved