Kota Batu

Bayi White Stork Kebanggaan Warga Polandia Lahir di Eco Green Park Kota Batu

Duta Besar Polandia Beata Stoczynska hadir langsung melihat White Stork kecil yang baru lahir di Eco Green Park

Bayi White Stork Kebanggaan Warga Polandia Lahir di Eco Green Park Kota Batu
suryamalang.com/benni indo
White Stork di Eco Green Park, Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATUEco Green Park Kota Batu berhasil mengembang-biakan White Stork (Ciconia Ciconia). Duta Besar Polandia Beata Stoczynska hadir langsung melihat White Stork kecil yang baru lahir di Eco Green Park.

Dikatakan Beata, White Stork merupakan salah satu simbol negara dan hewan tersebut dianggap sangat bersahabat dengan masyarakat Polandia.

Beata juga memberi nama kepada bayi White Stork yang lahir pada 21 Agustus 2019 itu. Beate memberi nama Katjeik. Nama itu merupakan panggilan untuk anak kecil laki-laki di Polandia.

“Saya sangat senang berada di sini dan memberi nama White Stork. Nama itu saya berikan juga karena mudah diucapkan oleh orang Indonesia,” ungkapnya.

Beata juga mengkonfirmasi, Pemerintah Polandia berencana mengirim elang putih ke Eco Green Park pada 2020. Program itu sekaligus menandai hubungan diplomatik yang ke-65 antara Indonesia dan Polandia.

White Stork adalah satwa yang hidup di kawasan sub tropois, atau wilayah empat musim. Namun begitu, Shite Stork juga bisa hidup di daerah tropis seperti Indonesia.

Operational Manager Eco Green Park Anggun Dwi Cahyono menjelaskan, White Stork berada di Lembaga Konservasi Eco Green Park sejak 2012.  Satwa tersebut telah berhasil berkembang biak secara alami di kandang exhibit sebanyak dua kali.

“Keberhasilan pertama terjadi pada 12 Oktober 2017. Kedua pada 21 Agustus 2019. Masing-masing satu ekor,” Anggun, Minggu (1/12/2019).

Ada beberapa perawatan khusus diberikan terhadap satwa itu. Petuga secara rutin mengecek kondisi, memberikan nutrisi, suplemen pendukung vitamin, serta penjaga yang siaga.

Di negeri asalnya, White Stork bisa bertelur sebanyak empat butir. Anakan muda akan keluar dari sarang saat berumur 58-64 hari dan masih berlanjut diberi makan oleh induknya selama 2 minggu.

Cahyono menguraikan, pengembangbiakan White Stork di Eco Green Park bisa langsung disaksikan oleh pengunjung. Terdapat kandang exhibit terbuka yang bisa langsung dinikmati keindahannya oleh pengunjung. Kandang dibuat secara alami dengan proses penyuburan yang memadai.

Yaitu lantai tanah berumput, pohon pelindung, tanaman semak perdu, material bersarang dari kayu dan ranting kecil, kolam air serta atap berlindung kecil. Pakan yang diberikan berupa aneka jenis ikan.

“Oleh karena itu, diharapkan akan ada keberlanjutan kerja sama di bidang konservasi satwa White Stork ini antara Eco Green Park (Jawa Timur Park Grup) dengan Pemerintah Polandia. Tidak hanya White Stork, akan tetapi juga satwa jenis lainnya,” harapnya.

Penulis: Benni Indo
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved