Kabar Situbondo

Mau Tutup Mesin Kincir Air, Pekerja Tambak Asal Ngawi Tewas di Tambak Situbondo

Adhi Ragil ditemukan dalam kondisi tewas di areal tambak petak A 5 Dusun Karang Gedang, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Situbondo.

Mau Tutup Mesin Kincir Air, Pekerja Tambak Asal Ngawi Tewas di Tambak Situbondo
SURYAMALANG.COM/Izi Hartono
Polisi olah TKP kecelakaan kerja di tambak Dusun Karang Gedang, Desa Tanjung Pecinan, Situbondo, Senin (2/12/2019). 

SURYAMALANG.COM, SITUBONDO - Adhi Ragil Saputra (21) ditemukan dalam kondisi tewas di areal tambak petak A 5 Dusun Karang Gedang, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Situbondo, Senin (2/12/2019).

Insiden ini bermula saat pekerja tambak asal Jogorogo, Ngawi ini bersama temannya bernama Rofi memasang  penutup mesin kincir air.

Beberapa menit kemudian Rofi melihat kincir air tidak bergerak.

Karena penasaran, Rofi mendekat, dan melihat leher korban terlilit tali.

Lalu Rofi memotong tali yang melilit leher korban, dan membawa korban ke rumah sakit.

Tapi, nyawa korban tidak tertolong.

Korban diduga meninggal dunia akibat terlilit mesin kincir air dan kepalanya terbentur kipas kincir air tersebut.

Kapolsek Mangaran, Iptu Joko Imam mengatakan kecelakaan kerja itu terjadi saat korban bermaksud menutup mesin kincir menggunakan karung.

Saat itu mesin dalam kondisi hidup.

Akibatnya, persal atau karung yang dibawa korban menyangkut ke kincir.

Korban pun tertarik, dan kepalanya terbentur dasar kolam tambak.

“Kita telah melakukan olah TKP. Kejadian itu murni akibat kecelakaan kerja,” kata Iptu Joko Imam kepada SURYAMALANG.COM.

Penulis: Izi Hartono
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved