Malang Raya

Aset Tanah Nyaris Hilang, Dewan Pembina Yayasan Unisma Ingin Badan Yang Khusus Tangani Aset

Ada tanah wakaf UNisma di Kota Batu yang mau hilang karena tidak ada yang mengurus.

Aset Tanah Nyaris Hilang, Dewan Pembina Yayasan Unisma Ingin Badan Yang Khusus Tangani Aset
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Prof Dr H Yaqub Cikusin MSi (berjas hitam bawa map) dilantik sebagi Ketua Yayasan Unisma yang baru periode 2019-2024, Rabu (4/13/2019). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Prof Dr H Yaqub Cikusin MSi terpilih dan dilantik sebagai ketua Yayasan Unisma periode 2019-2024, , Rabu (4/12/2019).

Di acara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Unisma Drs KH Achmad Noersjahid Wiyoto antara lain menyatakan ingin ada badan yang khusus mengelola aset yayasan dan badan usaha yang produktif.

"Untuk badan usaha saya masih belum menemukan sosoknya. Sedang badan yang menangani aset yayasan sangat diperlukan," jelas Achmad Noersjahid.

Sebab aset yayasan cukup banyak dan perlu dikelola. Ia mencontohkan ada tanah wakaf di Kota Batu yang mau hilang karena tidak ada yang mengurus. 

Juga tanah di Maguwan, Kabupaten Malang yang sudah ada kuburannya.

Sehingga ketika akan dijual sulit karena sudah ada kuburan. "Padahal itu tanah kita," katanya.

"Sementara Pak Maskuri (Rektor Unisma) juga banyak membeli tanah untuk pengembangan kampus," jelasnya.

Aset bergerak dan tidak bergerak harus ditata dan masuk kedalam pengelolaan yayasan.

Sedang badan usaha perlu didirikan untuk nanti bisa menopang pendapatan.

Sehingga tak hanya mengandalkan pemasukan dari mahasiswa.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved