Kabar Surabaya

Lamar Cleaning Service Surabaya, Ternyata Para Lulusan SMK Ini Masuk Jaringan Spammer Kartu Kredit

Anggota Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim telah mengungkap spamming kartu kredit yang dilakukan komplotan peretas di Surabaya

Editor: Zainuddin
TRIBUN JATIM/Luhur Pambudi
Gelar barang bukti kasus spamming menggunakan kartu kredit di depan Gedung Ditreskrimsus Polda Jatim, Selasa (3/12/2019) 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Anggota Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim telah mengungkap spamming kartu kredit yang dilakukan komplotan peretas di Surabaya, Selasa (3/12/2019).

Komplotan peretas berisi 18 orang ini bekerja secara terorganisir dalam suatu garis koordinasi.

Ada tujuh bagian tim kerja dalam menjalankan praktik spamming tersebut, yaitu pemilik (owner) bernama Hendra Kurniawan, pengawas, tim spammer, tim domain, programmer, tim Google developer, dan tim advertising.

Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, AKBP Cecep Susatiya mengatakan mayoritas para peretas itu lulusan SMK yang memiliki kemampuan di bidang komputer.

“Komplotan ini memang mencari orang yang punya kemampuan komputer,” kata Cecep kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (4/12/2019).

Cecep menambahkan aktor utama praktik spamming adalah Hendra.

Sejak awal Hendra merekrut belasan alumni SMK itu dengan cara menyebar pengumuman lowongan pekerjaan melalui media sosial.

Hendra minta para pelamar menyetorkan sejumlah persyaratan, seperti curriculum vitae, pas foto, dan sejumlah berkas lazimnya melamar pekerjaan.

Awalnya Hendra menjanjikan para pelamar sebagai cleaning service.

“Hendra membuka lowongan cleaning service, tapi persyaratannya bisa komputer,” jelasnya.

Ternyata para pekerja mendapat pelatihan basic komputer, lalu ditempatkan pada beberapa divisi kerja di kelompok tersebut.

“Begitu datang, mereka diberi semacam training. Mereka diajari spamming, google.id, dan sebagainya sesuai divisi tugas yang ada,” jelasnya.

Polda Jatim telah menetapkan 18 orang itu sebagai tersangka.

Mereka dikenai pasal UU ITE karena melakukan kejahatan siber secara terstruktur dengan cara memanipulasi data elektronik kartu kredit.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved