Natal 2019: Ini 8 Tradisi Perayaan Natal Unik di Indonesia, dari Meriam Bambu Hingga Pameran Kuliner

Rupanya ada beberapa tradisi perayaan Natal unik di Indonesia, Salah satunya seperti meledakan meriam bambu.

Natal 2019: Ini 8 Tradisi Perayaan Natal Unik di Indonesia, dari Meriam Bambu Hingga Pameran Kuliner
Kolase Grid.id
tradisi natal unik di Indonesia 

Untuk informasi, penjor atau "menjor" merupakan tradisi yang sudah berlangsung turun temurun sejak tahun 1935 silam.

Tradisi tersebut merupakan bentuk asimilasi antara kebudayaan Nasrani dan Hindu Bali.

5. Meriam Bambu di Ambon

meriam bambu
meriam bambu (Tribunnews)

Tradisi selanjutnya yaitu meriam bambu yang ada di Ambon dan Flores, NTT.

Biasanya, di setiap sudut kota pada malam Natal akan dipasang meriam bambu yang kemudian akan diledakkan pada malam perayaan Natal.

Peledakan meriam bambu tersebut juga dibarengi dengan permainan kembang api.

Namun uniknya, tradisi ini bermula dari budaya Mangarai sebagai pertanda seseorang meninggal dunia agar orang-orang di tempat lain mengetahui.

6. Tradisi Marbinda di Sumatera Utara

Berbeda dengan tradisi lainnya, di Sumatera Utara para umat kristiani melakukan tradisi menyembelih seekor hewan yang dilakukan bersama dengan sekelompok masyarakat.

Biasanya hewan yang disembelih merupakan kesepakatan menabung bersama antara sejumlah orang dari beberapa bulan sebelumnya.

Namun biasanya, binatang yang disembelih antara lain kerbau atau babi.

7. Wayang Kulit Kelahiran Yesus di Yogyakarta

Wayang kulit kelahiran Yesus
Wayang kulit kelahiran Yesus (Grid)

Di Yogyakarta, terdapat pagelaran wayang kulit yang mengangkat kisah kelahiran Yesus.

Sebagai kota yang dikenal sarat nilai budaya, perayaan natal di Yogya diwarnai hal-hal berbau adat dan budaya seperti pengenaan pakaian adat khas Yogyakarta.

Pakaian adat dikenakan yaitu beskap dan blangkon pada Pastor dan Pendeta saat perayaan Misa.

Selain mengenakan pakaian khas Yogyakarta, para pastor dan pendeta pun berkhotbah dalam bahasa Jawa halus.

8. Tradisi Barapan di Papua

Barapan Papua
Barapan Papua (Tribunnews)

Tradisi barapen atau yang biasa disebut tradisi bakar baru merupakan ritual kuliner sebagai ungkapan kebahagiaan Natal di Papua.

Diketahui, perayaan yang biasa dilakukan masyarakat kristiani di wilayah ujung timur Indonesia tersebut dimaksudkan sebagai ugkapan rasa syukur, kebersamaan, dan saling berbagi setelah pelaksanaan Misa atau ibadah Natal di gereja.

Sebelum perayaan Misa, mereka akan bersama-sama memasak daging babi, ubi, kangkung, pepaya, dan pelengkap lainnya pada lubang yang berisi batu panas membara.

Proses pemasakan yang dilakukan sekitar setengah hari tersebut juga mampu menyatukan ikatan silaturahim antarwarga.

Penulis: Raras Cahyaning Hapsari
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved