Breaking News:

Kabar Surabaya

Akhir Petualangan Driver Taksi Online Pemerkosa Mahasiswi Asal Malang di Surabaya, Divonis 7 Tahun

Akhir Petualangan Driver Taksi Online Pemerkosa Mahasiswi Asal Malang di Surabaya, Divonis 7 Tahun

Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
Kolase SURYAMALANG.COM/Instagram
Akhir Petualangan Driver Taksi Online Pemerkosa Mahasiswi Asal Malang di Surabaya, Divonis 7 Tahun 

SURYAMALANG.COM - Petualangan driver taksi online pemerkosa mahasiswi cantik asal Malang akhirnya sampai pada titik akhir. 

Bambang Eko Setiawan yang merupakan terdakwa kasus pemerkosaan terhadap mahasiswi asal Malang di Surabaya itu harus mendekam di penjara semala 7 tahun. 

Putusan vonis yang diberikan kepada Bambang Eko Setiawan seorang driver taksi online atas kasus dugaan perampasan dan pemerkosaan diberikan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa, (3/12/2019).

Mahasiswi Cantik Asal Malang Diperkosa Driver Taksi Online dalam Mobil saat Malam Hari di Surabaya / ILUSTRASI
Mahasiswi Cantik Asal Malang Diperkosa Driver Taksi Online dalam Mobil saat Malam Hari di Surabaya / ILUSTRASI (YouTube)

Vonis tujuh tahun penjara yang diberikan kepada driver taksi online ini ternyata lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). 

Ketua Majelis Hakim Mashuri Effendi yang didampingi dua hakim anggota Wayan Sosiawan dan Dwi Purwadi melayangkan vonis lebih ringan ketimbang tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Menjatuhkan penjara selama tujuh tahun. Menetapkan bahwa pidana tersebut dihitung sejak terdakwa menjalani masa penahanan," kata hakim Mashuri Effendie saat membacakan amar putusan.

Majelis hakim dalam amar putusannya menyatakan perbuatan terdakwa Bambang Eko Setiawan sudah meresahkan masyarakat, khususnya merugikan saksi RN secara moril dan materiil sebagaimana diatur dan diancam dalam dakwaan JPU.

"Sedangkan hal yang meringankan terdakwa Bambang Eko Setiawan masih muda usia sehingga masa depannya masih sangat panjang," ucap hakim Mashuri.

Putusan majelis hakim ini jauh lebih ringan dari tuntutan sembilan tahun penjara dari JPU Ni Made Sri Astri Utami dari Kejari Tanjung Perak.

Ia pun menyikapi putusan itu dengan menyatakan pikir-pikir.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved