Malang Raya

Dr Budi Waluyo SP MP Fokus Penelitian Bunga Telang dan Ciplukan

Dr Budi Waluyo SP MP, dosen di Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang fokus di penelitian bunga telang dan ciplukan.

Dr Budi Waluyo SP MP Fokus Penelitian Bunga Telang dan Ciplukan
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Dosen Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang, Dr Budi Waluyo SP MP dengan inovasi produk ciplukan bisa jadi campuran cokelat. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Dr Budi Waluyo SP MP, dosen di Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (UB) Malang fokus di penelitian bunga telang dan ciplukan.

Ia aktif sebagai konservasi sumber genetik tumbuhan dan tanaman lokal.

“Dari hasil riset, maka inovasinya saya tawarkan ke para mahasiswa. Hasilnya berupa produk,” jelas Budi Waluyo kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (7/12/2019).

Beberapa produknya seperti makanan dan minuman. Seperti cokelat yang dipadukan dengan ciplukan.

Bunga telang juga bisa jadi teh atau pewarna alami dipadukan dengan nasi. Sehingga nasinya bisa berwarna biru. Atau ciplukan jadi chipbar.

Menurut dia, bunga telang yang asli Indonesia dan ciplukan sudah dikenali masyarakat.

Dulu kalau ada yang sakit mata, bunganya direndam jadi biru dan diteteskan ke mata yang sakit.

Sedang powder bunga telang sangat terkenal sebagai pewarna alami di Thailand, Vietnam dan Malaysia sebagai paduan nasi.

Warna birunya adalah anti oksidan. Sedang ciplukan ada enam spesies dan masing-masing memiliki kekhasan.

Ada yang tumbuh di sawah-sawah, ada yang di dataran tinggi. Di Jatim ada di Gunung Semeru dan Gunung Buthak.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved