Kota Batu

Masyarakat Batu Kirim Ranperda Bantuan Hukum untuk Masyarakat Miskin ke Dewan

Rakyat kecil di Kota Batu banyak yang tidak mendapatkan keadilan ketika mendapatkan kasus.

SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Salma Safitri saat akan menyerahkan draft Ranperda Bantuan Hukum untuk Masyarakar Miskin di DPRD Batu, Selasa (10/12/2019). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Rakyat kecil di Kota Batu banyak yang tidak mendapatkan keadilan ketika mendapatkan kasus.

Satu contoh seperti dijelaskan Salma Safitri dari Organisasi Suara Perempuan Desa, adanya anak perempuan yang dihamili ayah tirinya.

Kasus itu tidak diproses hukum karena pelaku merupakan tulang punggung keluarga.

“Korban minta agar ayahnya tidak dipenjara karena menjadi tulang punggung. Kalau tidak ada ayahnya, mau makan apa?” ujar Salma kepada SURYAMALANG.COM saat akan menyerahkan draft Ranperda Bantuan Hukum untuk Masyarakat Miskin di DPRD Batu, Selasa (10/12/2019).

Selain contoh di atas, Salma juga menjelaskan ada kasus lainnya yang tidak diproses hukum.

Kasus hukum yang kerap menimpa masyarakat miskin di Kota Batu antara lain kekerasan dalam rumah tangga.

Masyarakat miskin di Kota Batu cenderung tidak mau berurusan dengan hukum ketika mengalami kasus.

Di sisi lain, Salma juga mengatakan kalau di Kota Batu belum ada satupun lembaga bantuan hukum swasta. Hanya ada satu lembaga milik pemerintah.

Maka dari itu, sejumlah organisasi masyarakat mengusulkan Ranperda Bantuan Hukum untuk Rakyat Miskin ke DPRD Batu.

Salma mengatakan Ranperda itu sebetulnya sudah pernah dibahas oleh DPRD Batu periode sebelumnya, namun hingga masa jabatan selesai, Ranperda juga tak selesai menjadi Perda.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved