Breaking News:

Kabar Banyuwangi

4 Hari Pencarian, Siswa SMP Ditemukan Tewas Mengapung di Bibir Pantai Trianggulasi, Banyuwangi

Sulton Zaki Sholiqul Huda (14) ditemukan tewas mengapung di bibir Pantai Trianggulasi, Banyuwangi, Rabu (11/12/2019) sore.

Editor: Zainuddin
Polres Banyuwangi
Petugas melakukan visum luar terhadap jasad Sulton Zaki Sholiqul Huda (14) yang ditemukan tewas mengapung di bibir Pantai Trianggulasi, Banyuwangi, Rabu (11/12/2019) sore. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sulton Zaki Sholiqul Huda (14) ditemukan tewas mengapung di bibir Pantai Trianggulasi, Banyuwangi, Rabu (11/12/2019) sore.

Jenazah siswa SMP itu ditemukan Tim Serach and Resceu (SAR) gabungan setelah empat hari proses pencarian korban tewas tenggelam.

Remaja asal Dusun Gempoldampit, Desa kedungwung, Tegaldlimo, Banyuwangi ini merupakan satu dari tiga korban yang hilang disapu ombak Pantai Trianggulasi, Banyuwangi empat hari lalu.

Kapolsek Tegaldlimo, AKP Priyono mengatakan korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana pendek warna merah.

Kondisi kulit wajah dan tubuh korban sudah mulai memasuki fase pembusukan.

Tubuh bocah SMP kelas dua itu ditemukan pada koordinat HektoMeter (Hm) 16 resort Rowobendo Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi.

“Setelah mayat dibawa ke rumahnya, orang tua korban yakin bila mayat tersebut merupakan anaknya,” kata Priyono kepdaa SURYAMALANG.COM.

Sebelumnya, Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad Redi Saputra (14) warga Dusun Dambuntung, RT 2/I Desa Kedungasri, Tegaldlimo, Banyuwangi.

Kini, korban hilang tersisa Desta Adi Permana (14) warga Dusun Kutorjo, Desa Kalipait, Tegaldlimo, Banyuwangi.

“Kami siaga di pantai untuk antisipasi bila mayat Desta menepi di pinggir pantai,” terangnya.(Luhur Pambudi)

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved