Kabar Kediri

Belum Kantongi Izin, Panti Pijat Oassic Spa di Kediri Ditutup Satpol PP

Satpol PP Kota Kediri menutup panti pijat ilegal Oassic Spa yang ada di ruko selatan Terminal Lama

Belum Kantongi Izin, Panti Pijat Oassic Spa di Kediri Ditutup Satpol PP
web
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Satpol PP Kota Kediri menutup panti pijat ilegal Oassic Spa yang ada di ruko selatan Terminal Lama, Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Jumat (13/12/2019) malam.

Penutupan panti pijat yang belum mengantongi izin ini menindaklanjuti pengaduan masyarakat yang resah menyusul operasional panti pijat.

Masalahnya, sejak beberapa hari terakhir beroperasi panti pijat yang menyiapkan sejumlah bilik kamar itu belum mengurus perizinan.

Panti pijat ini mempekerjakan sekitar 4 orang perempuan terapis pramupijat. Namun petugas pramupijat masih memiliki sertifikasi sebagai terapis pijat.

Saat petugas menanyakan perizinan panti pijat pengelolanya tidak dapat memperlihatkan. Karena masih belum mengantongi izin, selanjutnya petugas menutupnya.

Nur Khamid, Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri saat dikonfirmasi menjelaskan, petugas telah melakukan tindakan tegas dengan menutup tempat usaha panti pijat karena belum berizin.

"Karena belum ada izinnya usahanya kami tutup," tandasnya.

Sebelum ditutup Satpol PP, panti pijat ini telah didatangi tiga pilar, Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Tosaren yang meminta pengelolanya menutup usahanya karena belum ada izinnya.

Hanya saja pengelola panti pijat tidak mengindahkan seruan aparat Tiga Pilar Kelurahan Tosaren. Pengelola panti pijat baru ditutup setelah Satpol PP melakukan sidak.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved