Kabar Tuban

Kronologi Mahasiswi Meninggal Dunia saat Latihan Renang di Tuban, Diwarnai Jerit Histeris Sang Ibu

Kronologi Mahasiswi Meninggal Dunia saat Latihan Renang di Tuban, Diwarnai Jerit Histeris Sang Ibu

Kronologi Mahasiswi Meninggal Dunia saat Latihan Renang di Tuban, Diwarnai Jerit Histeris Sang Ibu
SURYAMALANG.COM/Sudarsono
Salsa Bila Mutiarani Putri, mahasiswi asal Tuban meninggal dunia saat latihan renang, Sabtu (14/12/2019). 

SURYAMALANG.COM, TUBAN - Kronologi kematian mahasiswi bernama Salsa Bila Mutiarani Putri (19) saat latihan renang di Tuban diwarnai jerit histeris sang ibunda.

Salsa Bila Mutiarani Putri merupakan warga Desa/Kecamatan Plumpang.

Nyawa Salsa Bila Mutiarani Putri tak terselamatkan saat latihan di kolam renang D'fresh Desa/Kecamatan Rengel, Sabtu (14/12/2019), sekitar pukul 08.30 WIB.

Sang ibu Agustina Handayani, yang mengetahui kejadian itu langsung teriak histeris meminta tolong kepada pengunjung di lokasi, begitu melihat anak perempuannya terlihat telungkup di dasar kolam.

Bikin Penasaran, Kok Bisa Sih Pria Asal Tuban Ini Ditemukan Semaput di Atas Pohon? BPBD Turun Tangan

Kasubag Humas Polres Tuban, Iptu Suganda mengatakan, korban datang ke lokasi kolam renang D'fresh bersama ibu kandungnya, tujuannya untuk berlatih renang, lalu korban masuk kolam renang nomor tiga.

Kolam renang tersebut untuk usia dewasa dengan ukuran panjang 25 meter, lebar 10 meter dan tinggi 1,8 meter. Sedangkan untuk ketinggan air 156 centi meter.

Sebelum latihan renang, korban melakukan latihan pernafasan dengan cara menyelam kemudian timbul secara berualang-ulang.

Hingga akhirnya korban menyelam tidak muncul-muncul lebih dari 1,5 menit.

Kemudian sang ibu mengecek posisi anaknya dan diketahui korban berada di dasar kolam dengan posisi telungkup.

"Lama tidak muncul ke permukaan air, akhirnya saat dicek ternyata anak tersebut telungkup di dasar kolam," ujar Suganda dikonfirmasi.

Dia menjelaskan, melihat kondisi anaknya tenggelam membuat Agustina teriak histeris meminta tolong para pengunjung.

Lalu pengunjung yang ada di lokasi menolong dengan cara menyelam, kemudian mengangkat korban ke permukaan dalam kondisi pingsan tidak sadarkan diri.

Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Rengel untuk mendapat penanganan medis, namun saat tiba di Puskesmas korban dinyatakan meninggal dunia.

"Korban meninggal tenggelam karena kehabisan nafas, tidak ada tanda-tanda kekerasan. Keluarga sudah menerima dan menolak untuk diautopsi," pungkasnya.

Penulis: Mochamad Sudarsono
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved