Nasional

5 Fakta 2 Bocah Diajak Minum Racun Ibu Kandung, Si Kakak Merangkak Minta Tolong & Ada Wasiat 13 Kata

5 Fakta 2 Bocah Diajak Minum Racun Ibu Kandung, Si Kakak Merangkak Minta Tolong & Ada Wasiat 13 Kata

Penulis: Frida Anjani | Editor: Adrianus Adhi
Kolase SURYAMALANG.COM
Ilustrasi - 5 Fakta 2 Bocah Diajak Minum Racun Ibu Kandung, Si Kakak Merangkak Minta Tolong & Ada Wasiat 13 Kata 

3. Wasiat 13 Kata

Selain obat hama, polisi juga mengamankan barang bukti lain, berupa secarik kertas bertuliskan tulisan tangan, yang diyakini ditulis oleh W.

Kertas itu dirobek dengan tidak rapi.

Anak diracun ibu kandungnya karena depresi
Anak diracun ibu kandungnya karena depresi (Tribun Solo)

Bagian pingir dari kertas itu, terlihat benar kalau kertas itu dirobek tidak menggunakan alat potong, dengan cara tergesa-gesa.

W kemudian diduga menulis menggunakan pulpen warna hitam.

Ia menulis satu kalimat panjang, menggunakan bahasa Jawa Ngoko.

Total, hanya 13 kalimat yang ditulisnya.

Kalimat ini berisi wasiat, atau permintaan terakhir W yang diharapkanya akan dilakukan keluarga, setelah dia tewas.

Wasiat itu berbunyi : "Nek aku mati aku pengen dikubur karo keluargaku ditumpuk nak ora tak dendeni (Kalau saya mati saya ingin dikubur bersama keluargaku dengan cara ditumpuk, kalau tidak aku akan menghantui).

4. Merangkak Minta Tolong

Dalam peristiwa ini, W mengajak 2 anaknya, KT dan ZI, untuk bersama-sama menenggak obat hama.

Tapi, ZI selamat dari maut.

ZI kritis dan dirawat di RS Ponorogo.

Peristiwa nahas ini terungkap setelah ZI merangkak ke rumah neneknya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved