Breaking News:

Kabar Surabaya

Pengakuan SPG Rokok saat Disidang di Pengadilan Negeri Surabaya Soal Dugem & Ekstasi : Supaya Senang

Pengakuan SPG Rokok saat Disidang di Pengadilan Negeri Surabaya Soal Dugem & Ekstasi : Supaya Senang

Editor: eko darmoko
Facebook/House Musik Dugem Nonstop
Ilustrasi suasana dugem 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - SPG rokok di Surabaya memberikan pengakuan tentang pengalamannya terjerumus dalam lembah hitam narkotika.

SPG bernama Mewok Anada Suparianto ini memberi pengakuannya saat disidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (16/12/2019).

Terdakwa Mewok Anada Suparianto hanya mampu menganggukkan kepala saat mendengarkan nasihat dari majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya.

Mewok Anada Suparianto  menyesal telah mengikuti ajakan temannya atas kasus dugaan kepemilikan narkoba jenis ekstasi.

"Saya menyesal pak. Kalau gak diajak saya nggak akan naik (dugem)," kata Mewok Anada Suparianto saat jalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin, (16/12/2019). 

SPG Mewok Anada Suparianto saat disidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (16/12/2019).
SPG Mewok Anada Suparianto saat disidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (16/12/2019). (SURYAMALANG.COM/Syamsul Arifin)

Sebelumnya, Mewok Anada Suparianto mendengarkan keterangan saksi penangkap dari Polda Jatim.

Dalam kesaksian petugas polisi itu dijelaskan terdakwa ditangkap di depan indekos di Jalan Rungkut Asri, Surabaya.

"Digeledah lalu ditemukan 10 buktir ekstasi dia mendapatkannya dari Fandi," terang saksi.

Terdakwa Mewok Anada Suparianto yang bekerja sebagai SPG rokok ini mengaku, disuruh Dayat membeli barang itu untuk dikonsumi bersama.

"Disuruh Dayat, Pak, saya nggak mengeluarkan uang sepeser pun. Mau dikonsumsi berdua untuk dugem," tegas Mewok Anada Suparianto. 

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved