Breaking News:

Kabar Tulungagung

Kisah Sutarji Koleksi Benda Orang Mati, Ada Sepasang Baju Pengantin Korban Kecelakaan di Malang

Sutarji (62) memiliki museum yang berisi koleksi benda-benda orang mati. Museum nyeleneh ini berada di rumahnya di Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Keranda mayat di ruang dalam museum milik Sutarji, di Tulungagung. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Sutarji (62) memiliki museum yang berisi koleksi benda-benda orang mati.

Museum nyeleneh ini berada di rumahnya di Desa Aryojeding, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung.

Sebuah keranda mayat dilengkapi roda ada di halaman samping rumah Sutarji.

Keranda mayat itu adalah bagian dari koleksi museum pribadi milik Sutarji.

Ayah dua anak ini berkisah bahwa keranda mayat itu berasal dari daerah Wlingi, Kabupaten Blitar.

Sebelumnya keranda ini dibuang, karena dianggap membawa sial.

Sebab dalam waktu 47 hari, ada 43 orang meninggal dunia dan diangkut dengan keranda ini.

“Jadi orang tidak mau memakai keranda ini lagi, kemudian dibuang begitu saja. Lalu saya bawa pulang,” tutur Sutarji kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (17/12/2019).

Sutarji juga memiliki lemari disiapkan khusus untuk menyimpan benda-benda orang mati, seperti belasan tali pocong.

Suami dari Tasmiati (54) ini memang kerap membantu pemakaman di desanya.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved