Berita Malang Hari Ini Populer, Heboh Sunat Gaib dan Rekayasa Lalin di Malam Tahun Baru
Berikut ini rangkuman berita Malang hari ini, Senin 30 Desember 2019 yang dihimpun oleh SURYAMALANG.
Penulis: Raras Cahyaning Hapsari | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM - Berikut ini rangkuman berita Malang hari ini, Senin 30 Desember 2019 yang dihimpun oleh SURYAMALANG.
Berita Malang hari Ini mengabarkan tentang kisah sunat gaib yang terjadi pada seorang bocah.
Selain itu berita Malang terbaru juga membahas tentang Rekayasa Lalin di Malam Tahun Baru.
Berikut ini rangkuman berita Malang hari ini.
1. Bocah Disunat Secara Gaib
Peristiwa aneh menimpa bocah laki-laki usia enam tahun di Kota Malang bernama M Andi. Menurut orang tua Andi, alat kelamin anaknya mendadak sudah tersunat.
Ibu Andi, Suwarti, ketika ditemui SURYAMALANG.COM mengatakan, anaknya itu menangis dan mengadu ada yang mengganjal di alat kelamin setelah Andi bangun tidur.
Kejadian itu berlangsung pada Jumat (27/12) lalu sekitar 17.00 WIB.
“Waktu itu saya juga kaget. Anak saya bangun tidur tiba-tiba bilang sudah sunat. Saya cek memang betul,” kata Suwarti, Minggu (29/12/2019).
Peristiwa itu juga membuat warga sekitar di Jalan Batu Amaril RT07/RW04, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang heboh.
Warga berdatangan melihat keanehan yang menimpa bocah yang baru duduk di bangku Taman Kanak-kanak (TK) itu.
Suwarti bersama suaminya, Sarifudin (40) kemudian membawa Andi ke rumah sakit untuk memeriksakan kondisi kelamin putranya.
Dokter kemudian memberi perban dan obat.
“Kata dokter tidak ada masalah. Hanya ada pengerutan pada kulit. Kalau kondisinya tidak berubah, maka bisa diartikan ini sudah dikhitan,” ujar Suwarti menirukan ucapan dokter.
Ia menganggap hal itu adalah keajaiban yang diterima putranya. Sekarang, Suwarti berharap Andi cepat sembuh.
“Saya berharap putra saya cepat sembuh. Kalau ini keajaiban, saya mengucap syukur,” pungkasnya.
2. Rekayasa Lalu Lintas saat Malam Tahun Baru
Satlantas Kota Malang membuat rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan saat malam pergantian tahun. Beberapa arus lalu lintas ada yang dialihkan hingga ditutup total.
Jalan yang akan ditutup saat malam pergantian tahun adalah Jalan Merdeka Selatan dan Merdeka Utara. Dua jalan itu akan difungsikan sebagai lahan parkir yang membludak karena masyarakat ingin melewatkan perayaan pergantian tahun di Alun-Alun Merdeka, Kota Malang.
“Sementara U Turn Kayutangan akan kami buka tutup. Melihat kepadatan arus nanti,” ujar Kasatlantas Polresta Malang Kota, Minggu (29/12/2019).
Di kawasan Alun-alun Tugu, Jalan Majapahit akan difungsikan menjadi satu arah yakni hanya untuk kendaraan yang keluar ke kawasan Kayutangan. Simpang Kodim, juga akan dibuka tutup.
Wakapolresta Malang Kota Kompol Arie Trestiawan mengimbau masyarakat tetap waspada saat merayakan malam pergantian tahun. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak lupa memarkir kendaraan di tempat aman dan dalam keadaan terkunci.
“Jangan parkir di tempat yang tidak aman. Kami imbau masyarakat tetap hati-hati,” ujar dia.
Pihaknya telah menyiapkan pos penjagaan di beberapa titik yang melibatkan polisi, TNI, dan relawan yang berjaga 24 jam. “Apabila ada yang mencurigakan, mohon segera melapaorkan kepada kami,” tutupnya
3. Cuaca Ekstrem di Kota Malang saat Malam Tahun Baru
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda mengimbau masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem di Kota Malang yang berpotensi terjadi saat malam Tahun Baru 2020.
Malam pergantian tahun nanti, BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang pada siang dan malam hari.
“Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi siang dan malam hari,” kata Prakirawan BMKG Juanda, Rendy Irawadi, Minggu (29/12/2019).
Selain itu, kata Rendy, petir diperkirakan terjadi sesaat sebelum hingga awal hujan.
Kecepatan angin diprediksi mencapai 40 km/jam.
“Mudah-mudahan tidak sampai merusak,” ucapnya.
Rendy juga mengimbau masyarakat mewaspadai hoax tentang gempa berskala besar hingga tsunami akhir tahun.
Hingga kini lanjutnya, bencana gempa tidak dapat diprediksi sementara potensi tsunami baru bisa dilihat setelah terjadinya gempa.
“Tsunami bisa diprediksi setelah gempa. Tapi gempa tidak bisa diprediksi,” tutup dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/berita-malang-hari-ini-senin-31-desember.jpg)