Arema Malang

Panpel Arema FC Belum Gelar Evaluasi Musim Ini

Denda tersebut kebanyakan berasal dari tingkah laku buruk Aremania saat di kandang, terutama soal menyalakan lampu flare ketika pertandingan

Panpel Arema FC Belum Gelar Evaluasi Musim Ini
suryamalang.com/Dya Ayu
Abdul Haris, Ketua Panpel Arema FC. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Musim ini Arema FC termasuk salah satu tim yang paling banyak melakukan pelanggaran selama Liga 1 2019.

Hal ini dibuktikan dari sanksi denda yang hampir mencapai Rp 1 Miliar, tepatnya Rp 820 juta.

Denda tersebut kebanyakan berasal dari tingkah laku buruk Aremania saat di kandang, terutama soal menyalakan lampu flare ketika pertandingan belum usai.

Terkait pelaksanaan pertandingan selama satu musim di Stadion Kanjuruhan, Abdul Haris Ketua Panpel Arema FC mengaku, meski kompetisi telah selesai, namun pihaknya belum menggelar rapat evaluasi, baik soal kerugian ataupun pengamanan selama semusim ini.

"Panpel belum menggelar rapat evaluasi hingga saat ini," kata Abdul Haris pada SURYAMALANG.COM, Senin (30/12/2019).

"Saat ini semuanya masih sibuk," tambahnya.

Bicara soal pelanggaran yang kerap dilakukan Aremania, Haris berharap agar musim depan para suporter dapat berbenah kearah yang lebih baik, agar tim tak kembali 'panen' denda.

"Kami ucapkan terimakasih pada kawan-kawan Aremania selama ini sudah mendukung. Tapi untuk sanksi denda ini juga banyak faktor pemicunya.

"Bisa karena performa tim, kinerja wasit juga mempengaruhi, dari klub lawan provokasi juga bisa, terus lawan tim rivalitas juga mempengaruhi. Banyak pengaruhnya. Jadi harapan kami semoga musim depan lebih baik," terangnya.

Penulis: Dya Ayu
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved