Breaking News:

Malang Raya

PMI Kota Malang Raih Sertifikat CPOB dari BPOM

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang telah meraih sertifikat dari Cara Pembuatan Obat Baik (CPOB) dari BPOM di Hotel Santika, Senin (30/12/2019).

SURYAMALANG.COM/Rifky Edgar
Ketua PMI Kota Malang, Bambang Priyo Utomo 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang telah meraih sertifikat dari Cara Pembuatan Obat Baik (CPOB) dari BPOM di Hotel Santika, Senin (30/12/2019).

CPOB merupakan sebuah dokumen yang menjadi bukti, bahwa industri farmasi telah memenuhi persyaratan dalam membuat suatu jenis persediaan obat.

"Kami bersyukur, ini merupakan penghargaan yang berlaku lima tahun sekali. Tapi setiap tahun akan dicek BPOM RI untuk mengelola darah," ucap Ketua PMI Kota Malang, Bambang Priyo Utomo

Dia menyampaikan, bahwa saat ini darah sudah dikategorikan menjadi obat.

Untuk itu, stardarisasi akan terus dilakukan, agar sertifikat CPOB ini terus melekat di PMI Kota Malang.

"Kalau turun dari standart akan dihapuskan.
Badan, tensi, HB, dan lain sebagaknya apakah memenuhi syarat atau tidak. Kalau memenuhi syarat akan dipisahkan," ucapnya.

Bambang menambahkan, ada standart khusus yang kini mulai diterapkan, agar sertifikat CPOB ini bisa terus dipertahankan.

Mulai bentuk bangunan, perlengkapan alat medis hingga pelayanan bagi para pendonor darah.

"Sertifikat CPOB ini kami dapatkan melalui proses yang cukup panjang. Dan di tahun depan target kami akan terus mempertahankan sertifikat ini," ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji mengapresiasi PMI Kota Malang yang telah mendapatkan sertifikat CPOB dari BPOM.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved