Persik Kediri

Hadapi Liga 1 2020, Persik Kediri Tunjuk Abdul Hakim Bafagih sebagai CEO

Abdul Hakim Bafagih yang selama ini sering berada di balik layar ditunjuk sebagai Chief Executive Officer (CEO) atau Presiden Club Persik Kediri.

Instagram/@persikfcofficial
Persik Kediri di Liga 2 2019 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Persik Kediri yang akan berlaga di Liga 1 2020 memperkenalkan susunan pengurus baru.

Abdul Hakim Bafagih yang selama ini sering berada di balik layar ditunjuk sebagai Chief Executive Officer (CEO) atau Presiden Club Persik Kediri.

Abdul Hakim Bafagih merupakan anggota DPR RI akan dibantu oleh Arief Priyono sebagai Sekretaris Umum dan Beny Kurniawan yang tetap menjabat sebagai Team Manager.

“Mas Hakim ini sejak SD fans berat Persik Kediri, setiap usai pertandingan sering nyelonong ke lapangan untuk minta tanda tangan pemain, “ ungkap Canda Adi Surya, Media Officer Persik Kediri, Selasa (31/12/2019).

Dijelaskan, selama ini Hakim dan keluarganya yang membiayai Persik Kediri.

Sejak 2016 harus membayar tunggakan utang era Indonesia Soccer Championship, lalu mendanai perjalanan Persik Kediri sejak degradasi di Liga 3 2018, naik ke kasta Liga 2 2019 hingga saat ini.

Abdul Hakim Bafagih yang posisinya di Komisi X DPR RI juga dianggap tepat karena bermitra dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, secara strategis posisi ini sangat menguntungkan Persik Kediri.

Dengan posisinya yang baru, Hakim akan sering bolak balik Jakarta - Kediri untuk mengurusi club kesayangannya.

Abdul Hakim Bafagih yang berusia 27 tahun akan menjadi CEO termuda dari semua kontestan yang ada di Liga 1 2020.

“Posisi di Jakarta akan ditutupi oleh keberadaan Arief Priyono sebagai Sekretaris Umum yang akan menjembatani komunikasi sekaligus berperan sebagai ketua harian dan pengambil kebijakan strategis klub saat Mas Hakim tidak berada di Kediri,” tambahnya.

Sementara manajemen skuad berjuluk Macan Putih tetap mempertahankan Beny Kurniawan sebagai Team Manager karena telah berjasa menangani Persik Kediri.

Beny banyak berjasa mulai naik ke kasta Liga 2 saat sempat terjerembab ke Liga 3 2018, hingga akhirnya bisa kembali ke Liga 1 2020.

“Beny Kurniawan memahami kebutuhan klub dan selama ini bisa berkomunikasi dengan supporter, jadi keberadaannya sangat dibutuhkan di Persik Kediri. Beny akan dibantu oleh Hendra Setyawan sebagai Assisten Manager sekaligus Kepala Rumah Tangga Persik Kediri, “ jelasnya.

Sementara Subiyantoro, CEO Persik Kediri era Liga 2 2019 berpindah posisi sebagai Chief Youth Development Officer dan akan menjadi Kepala Sekolah SSB Persik Kediri.

“Subiyantoro membawa prestasi Persik Kediri begitu luar biasa, terbukti dengan naiknya Macan Putih ke Liga 1 dengan rata- rata usia pemain paling muda 26 tahun. Ia memang meminta posisi itu karena telah menjadi passion-nya untuk membina pemain muda,” jelasnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved