Kabar Magetan

Kabur dari Pesantren Bondowoso Saat Hamil, Gadis Asal Denpasar Bunuh Bayinya di Pesantren Magetan

Cinta terlarang yang melibatkan gadis berinisial AFL (20) berujung pada dugaan pembunuhan bayi yang baru lahir di kamar mandi pesantren di Magetan.

IST
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, MAGETAN – Cinta terlarang yang melibatkan gadis berinisial AFL (20) berujung pada dugaan pembunuhan bayi yang baru lahir di kamar mandi pesantren di Magetan.

Terungkapnya kasus dugaan pembunuhan ini bermula saat seorang santriwati menemukan AFL dalam kondisi lemas di kamar mandi pesantren.

Saat ini tubuh AFL juga bersimbah darah. 

Tidak jauh dari lokasi AFL tergeletak, ada ember warna biru berisi cucian penuh darah.

Setelah dibuka, ternyata ada sosok bayi yang baru dilahirkan penuh darah dalam posisi tertelungkup dan sudah tidak bernyawa.

Gadis asal Kecamatan Denpasar Selatan, Denpasar, Bali ini merupakan santriwati baru di pesantren tersebut.

Sebelumnya, AFL sempat menimpa ilmu di sebuah pesantren di Bondowoso.

“Tersangka menjadi santri di Magetan baru enam bulan. Saat melahirkan bayinya, usia kandungan normal.”

“Artinya, tersangka masuk ke ponpes di Magetan itu sudah dalam kondisi hamil usia tiga bulan lebih,” kata AKBP Muhammad Riffai, Kapolres Magetan kepada SURYAMALANG.COM, Senin (30/12/2019).

Sesuai hasil pemeriksaan medis, bayi laki laki yang dilahirkan AFL memiliki berat badan 2,6 kilogram (Kg) dan panjang badan 51 sentimeter.

Halaman
12
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved