Arema Malang

Arema FC, Aremania, Mario Gomez dan Kenangan Pahit di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang

Mario Gomez memiliki kenangan pahit di markas Arema FC, Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang.

Arema FC, Aremania, Mario Gomez dan Kenangan Pahit di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang
capture USeeTV
Kepala Mario Gomez berdarah karena lemparan penonton saat kericuhan di laga Arema FC vs Persib Bandung, Minggu (25/4/2018) 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Mario Gomez memiliki kenangan pahit di markas Arema FC, Stadion Kanjuruhan di Kabupaten Malang.

Saat masih menjadi pelatih Persib Bandung, kepala Mario Gomez berdarah karena ulah oknum Aremania.

Kericuhan sempat mewarnai laga Arema FC Vs Persib Bandung yang berakhir 2-2 pada 15 April 2018.

Dalam kericuhan itu, Mario Gomez terluka di dahi kanan sampai mengeluarkan darah akibat lemparan batu oknum Aremania.

Kini Gomez resmi menjadi pelatih Singo Edan dengan durasi kontrak selama 12 bulan.

Koordinator Aremania, Awang Karta menilai insiden itu merupakan masa lalu yang harus dikubur dalam-dalam.

Menurutnya, kini saatnya semua pihak harus menatap lembar baru.

“Gomez adalah pelatih profesional. Aremania pun sudah melupakan insiden masa lalu,” kata Awang kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (3/1/2020).

Awang mengatakan kini Aremania menyambut baik kedatangan pelatih asal Argentina itu.

“Buktinya sekarang tanggapan Aremania soal Gomez melatih Arema juga bagus.”

“Apalagi bila Gomez bisa membawa perubahan di tim Arema FC dan prestasinya lebih bagus dari tahun kemarin, tentu Aremania akan semakin respek,” jelasnya.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved