Bursa Transfer Liga 1 2020
Tinggalkan Arema FC, Makan Konate Bukan ke Persib Bandung, Muncul Rumor ke Persebaya
Tahu banyak klub mengincarnya, hingga kini Konate dan sang agen belum mau bicara mana klub yang akan dipilih.
Penulis: Dya Ayu | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Makan Konate menjadi primadona di Liga 1 hingga diminati banyak klub musim 2020 ini.
Hal ini tak lepas dari penampilan gemilangnya selama di Arema FC musim lalu, hingga ia masuk nominasi pemain terbaik di Liga 1.
Tahu banyak klub mengincarnya, hingga kini Konate dan sang agen belum mau bicara mana klub yang akan dipilih.
• Pemain Timnas & Arema FC Putri Jasmine Sefia Diterpa Polemik di SMPN 2 Batu, Manajer Angkat Bicara
• Rivaldi Bawuo Tinggalkan Arema FC Menuju Madura United
• Aji Santoso Jadikan Persebaya Tim Muda, Pastikan 95 Persen Skuat Pemain Di Bawah Usia 30 Tahun
Sederet klub besar seperti Persib Bandung, Bhayangkara FC dan Arema FC kabarnya gagal mendapatkan gelandang asal Mali itu.
Hal ini diketahui dari unggahan Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts.
Rene Albert di akun instagram pribadinya mengatakan jika sejatinya Persib dan ia menginginkan agar Konate kembali ke Persib, namun hal itu gagal karena Konate telah bergabung dengan klub yang kini masih dirahasiakan.
"Banyak spekulasi yang beredar di internet terkait kedatangan pemain, pemain yang tidak bergabung. Saya sendiri sudah bicara secara personal dengan Konate, salah satu pemain favorit saya. Saya juga baru saja sampaikan kepadanya di awal musim ini saya menanyakan ketertarikannya untuk bergabung dan saya lakukan itu beberapa kali, tapi tampaknya dia sudah sepakat dengan klub lain. Jadi soal itu berada di luar kendali saya," kata Robert Rene Alberts.
Kabar terbaru, nama Konate kini dikaitkan dengan Persebaya Surabaya.
Bahkan rumor yang berkembang pemain dengan torehan 16 gol dan 11 assist pada musim lalu itu akan diperkenalkan sebagai pemain Bajul Ijo musim ini.
Konate mendapat banyak 'iming-iming' dari klub lain usai negosisasinya dengan manajemen Arema FC berjalan alot, karena kabarnya pihak Konate minta kenaikan nilai kontrak lebih dari 50 persen dari musim lalu.
Tak hanya itu, Konate juga sempat diminati Bhayangkara FC, bahkan sudah cocok soal harga, namun batal dan tidak jadi karena sang agen mengulur-ulur waktu.
"Soal Konate sebenarnya tarifnya sudah deal, tapi agennya mbulet. Ya sudah, saya pikir kalau demikian itu sudah bertanda tidak baik," ujar Kombes Pol Sumardji, Manajer Bhayangkara FC pada SURYAMALANG.COM.