Malang Raya

Cuaca Ekstrem, Balai Besar TNBTS Masih Tutup Pendakian ke Gunung Semeru

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) masih menutup pendakian ke Gunung Semeru.

Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Zainuddin
hayu yudha prabowo
Gunung Semeru difoto dari Kota Malang, Jumat (4/1/2019). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) masih menutup jalur pendakian ke Gunung Semeru.

Alasannya, medan pendakian masih rawan pasca terbakar selama sebulan lebih.

“Setelah musim kemarau, medan pendakian rawan longsor. Apalagi pasca kebakaran,” kata Syarif Hidayat, Humas BB TNBTS kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (5/1/2020).

Dia menambahkan cuaca ekstrem juga melanda Semeru.

Hujan dengan intesitas lebat, petir serta angin kencang berpotensi membuat batu-batu dari tebing jatuh.

Selain itu, pohon di kawasan Semeru juga rawan tumbang sebab tanah belum stabil.

“Kami masih amati dan memantau stabilitas jalur sehingga nanti aman bagi pendaki,” imbuhnya.

Syarif tidak dapat memastikan kapan jalur pendakian ke Gunung Semeru akan dibuka.

Sebelumnya, para pendaki yang sudah booking pendakian diminta untuk reschedule.

“Nanti akan ada pemberitahuan,” tambahnya.

Sebagai informasi, jalur pendakian ke Mahameru ditutup sejak gunung tertinggi di pulau jawa itu tebakar pada 17 September 2019.

Kebakaran menghanguskan lahan seluas 131 hektare dan berlangsung lebih dari sebulan.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved