Breaking News:

Kabar Surabaya

Honda Jazz Tercebur ke Parit di Surabaya, Polisi Sebut Sopir Mabuk dan Dikenai Sanksi Tilang

SURYA - Honda Jazz Tercebur ke Parit, Polisi Sebut Sopir Mabuk, dan Dikenai Sanksi Tilang di Surabaya

IST
Kondisi mobil Honda Jazz saat dievakuasi oleh Tim Rescue PMK Surabaya 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Sebuah Mobil Honda Jazz warna putih bernopol L 1494 IC tercebur di parit tengah Jalan Rungkut Alang-alang, Kalirungkut, Rungkut, Surabaya, Minggu (5/2/2020) dini hari.

Mobil tanpa penumpang itu dikemudikan oleh Benedict Felix Josman (27) warga Tenggilis Mejoyo, Surabaya.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, mobil itu dalam posisi miring dan tampak sedikit terbenam oleh air parit yang berwarna pekat.

Proses evakuasi terhadap mobil itu dilakukan oleh petugas Rescue Dinas PMK Surabaya menggunakan truk Damkar jenis Crane.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh kepolisan setempat dalam hal ini Anggota Unit Lantas Polsek Rungkut, akhirnya terungkap penyebab terceburnya mobil itu.

Kapolsek Rungkut Kompol I Gede Suartika mengungkapkan, insiden itu disebabkan karena si pengemudi saat itu dalam keadaan mabuk.

Sehingga pengemudi tidak bisa mengendarai mobilnya dengan stabil, alhasil saat melintas di kawasan jalan tersebut, laju mobil mendadak oleng ke bahu jalan.

Lalu menghantam tanaman pembatas bahu jalan dan berakhir terjerembab di dalam parit.

"Betul mabuk si pengemudi," katanya saat dihubungi SURYAMALANG.COM, Minggu (5/1/2020).

Saat dilakukan pemeriksaan termasuk melakukan uji tes urin, ungkap Gede, sang pengemudi positif mengonsumsi alkohol, namun negatif identifikasi narkotika.

"Hanya minuman alkohol saja, kami sudah tes urin ternyata negatif narkotika," ungkapnya.

Kepada polisi, si pengemudi mengakui sebelumnya sempat meminum alkohol di sebuah acara reuni bersama rekan-rekannya.

"Habis menghadiri reunian sama teman temannya, minum," terangnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari si pengemudi, polisi menghadiahi sanksi tilang, karena menyalahi aturan mengendarai mobil dalam keadaan dibawah pengaruh minuman beralkohol.

"Sendirian, kalau ada temannya di mobil ya bisa kami proses, kalau ada orang lain yang ikut luka. Ia hanya ditilang, karena mengemudi dalam keadaaan mabuk," pungkasnya.

Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved