Jendela Dunia

Video Bukti Reynhard Sinaga Melakukan Pemerkosaan Terbesar di Inggris Mencapai 250 DVD

File video yang menjadi barang bukti Reynhard Sinaga dalam kasus pemerkosaan di Inggris mencapai 3 terabite atau setara dengan 250 DVD

Video Bukti Reynhard Sinaga Melakukan Pemerkosaan Terbesar di Inggris Mencapai 250 DVD
GREATER MANCHESTER POLICE vis BBC
Reynhard Sinaga, pria asal Jambi Indonesia terlibat 159 kasus pemerkosaan di Inggris. 

SURYAMALANG.COM - File video yang menjadi barang bukti Reynhard Sinaga dalam kasus pemerkosaan di Inggris mencapai 3 terabite atau setara dengan 250 DVD.

Pria asal Jambi Indonesia itu dihukum seumur hidup setelah terbukti dalam 159 kasus pemerkosaan, dan serangan seksual terhadap 48 pria.

Kasus pemerkosaan yang menyeret nama Reynhard Sinaga sebagai pelaku adalah diklaim sebagai yang terbesar di Inggris.

Reynhard Sinaga melakukan kejahatannya itu selama dua setengah tahun, selama rentang 1 Januari 2015 sampai 2 Juni 2017.

BIODATA Reynhard Sinaga, Pria Asal Jambi Dihukum Seumur Hidup Atas 159 Kasus Pemerkosaan di Inggris

Polisi menyebut Reynhard, yang berada di Inggris dalam rangka berkuliah, terhubung kepada korban yang jumlahnya diyakini lebih dari 190 orang.

Dalam sidang, diperdengarkan keterangan bagaimana pria 36 tahun berpura-pura baik dengan menawarkan minum atau tempat tidur kepada korban.

Dilansir The Independent Senin (6/1/2020), Hakim Suzanne Goddard mendeskripsikan Reynhard sebagai Predator Setan.

"Salah satu korbanmu menyebutmu monster. Skala dan dahsyatnya kejahatan yang engkau lakukan menggambarkannya," ujar Goddard.

Reynhard Sinaga tertangkap ketika salah satu korbannya sadar, dan melakukan perlawanan sebelum ponselnya disita polisi.

Dia disebut pelaku pemerkosaan terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah hukum di Inggris, di mana Hakim Goddard merekomendasikan dia menghabiskan hukuman minimal 30 tahun.

Halaman
12
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved