Malang Raya

Winekram Art Space Jadi Markas Inkubasi Seni dan Budaya di Kota Batu

Winekram Art Space adalah sanggar kesenian milik budayawan Kota Batu Winarto Ekram digadang bakal jadi tempat inkubasi serta berkumpulnya para seniman

SURYAMALANG.COM/HUMAS UMM
Acara pembuka Festival Obah Nggedruk Bumi di wilayah Nggopit RT 12 RW 03 Dusun Mojorejo, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Kota Wisata Batu bakal punya ikon wisata budaya baru, Winekram Art Space.

Winekram Art Space adalah sanggar kesenian milik budayawan Kota Batu Winarto Ekram digadang bakal jadi tempat inkubasi serta berkumpulnya para seniman Malang Raya dan luar daerah untuk mengokohkan identitas bangsa melalui kebudayaan.

Dihelatnya Festival Obah Nggedruk Bumi selama 3 hari berturut-turut sejak 3 Januari 2020 menandai eksisteni sanggar seni ini.

Berita Arema Hari Ini Populer, Update Bursa Transfer dan Komentar Manajemen Soal Makan Konate

Fakta-fakta Ria Irawan Meninggal Dunia, Berikut Perjalanannya Melawan Kanker

BPBD Jatim Sebut 459 Bencana Alam Terjadi Di 2019, Awas Ada 11 Ancaman Bencana Alam & 1 Likuifaksi

Festival Obah Nggedruk Bumi sendiri merupakan festival pentas seni tari dan budaya yang bekerjsama dengan Adhigana Production.

Adhigana Production merupakan kelompok praktikum program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Sanggar ini terletak di wilayah Nggopit RT 12 RW 03 Dusun Mojorejo, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.

“Ini adalah sebuah kegiatan untuk mengawali sebuah tempat bernama Obah Nggedruk Bumi. Tempat ini adalah ruang program kesenian yang diharapkan memiliki acara kesenian,” ujar Winarto Ekram, Senin (6/1/2020).

Kegiatan yang menampilkan seni dan kebudayaan lintas daerah ini melibatkan berbagai seniman dari berbagai kota seperti Indramayu, Surakarta, Jombang, Lumajang, Surabaya, dan beberapa kota lain. 

Ada juga workshop tari dari Institut Kesenian Jakarta (IKJ), hingga parade sanggar tari se-Jawa Timur.

“Festival ini tujuannya memang membuka tempat pertunjukan kesenian. Selanjutnya, tentu perkembangannya untuk pariwisata budaya yang ada di sekitar  Pendem,” lanjut Winarto.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved