Breaking News:

Kabar Blitar

Tidak Diberi Uang, Pengangguran Asal Blitar Ini Tega Hajar Ibu Kandung

Asfirori (36) tega menganiaya ibu kandungnya, Siti Fatmi (76) di rumahnya di Desa Kebonduren, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Asfirori (36) ditangkap polisi karena menganiaya ibu kandung di rumahnya di Desa Kebonduren, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Selasa (7/1/2020) sore. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Asfirori (36) tega menganiaya ibu kandungnya, Siti Fatmi (76) di rumahnya di Desa Kebonduren, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Selasa (7/1/2020) sore.

Polisi sudah menahan pria pengangguran ini.

Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono mengatakan pria yang masih membujang itu tinggal serumah dengan ibu kandungnya.

“Tersangka memukul wajah ibunya sehingga korban mengalami luka di pelipis kiri,” ujar Heri kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (8/1/2020).

Tersangka mengaku tega menganiaya ibu kandungnya karena emosi.

Awalnya tersangka minta uang kepada ibunya.

Tapi, korban tidak memenuhi permintaan tersangka.

“Kejadiannya spontan. Karena emosi, saya langsung memukul wajah ibu.”

Pukulan yang paling keras sebanyak dua kali. Kalau pukulan lain, saya tampar wajahnya,” kata Asfirori.

Asfirori mengaku memiliki utang kepada temannya sekitar Rp 1,3 juta.

Dulu Asfiroro utang untuk mengambil motor miliknya yang digadaikan.

Asfirori sudah ditagih untuk segera melunasi utangnya.

“Saat sudah batas akhir untuk melunasi hutang, saya belum punya uang.”

“Saya minta kepada ibu, tapi tidak diberi uang. Karena emosi, saya spontan memukul ibu,” terangnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved