Malang Raya
Tips Agar Terhindar Demam Berdarah Saat Musim Hujan
Dinkes Kota Malang mengimbau masyarakat waspada penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang biasa muncul saat musim hujan
Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang mengimbau masyarakat waspada penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang biasa muncul saat musim hujan.
Musim hujan memang kerap menjadi masa perkembangbiakan nyamuk aedes aegpty.
“Nyamuk aedes aegpty ini suka genangan. Saat musim hujan, banyak genangan sehingga perkembangbiakan bisa lebih banyak,” ujar Husnul Muarif, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Malang kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (8/1/2020).
Agar tidak terserang DBD, ada langkah pencegahan yang bisa dilakukan masyarakat di rumah.
Di antaranya adalah menjaga kebersihan, tidak membiarkan ada genangan air, dan tidak menumpuk sampah.
“Bisa dimulai dengan yang sudah dicanangkan Pemkot Malang yakni, Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen (GASS),” ungkap dia.
Ada 200 kasus dengan dua orang meninggal akibat DBD Kota Malang pada tahun 2019.
Kasus DBD paling banyak terjadi di Kecamatan Klojen dan Lowokwaru.
Kini Dinkes mulai rutin menggelar sosialisasi waspada DBD melalui 16 Puskesmas di Kota Malang.
Dia berharap masyarakat bisa berpartisipasi aktif agar angka DBD di Kota Malang bisa turun.
“Jangan gantung baju, karena itu bisa jadi tempat perlindungan nyamuk,” tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/brosur-antisipasi-demam-berdarah-dengue-dbd.jpg)