Breaking News:

Malang Raya

PMDK Politeknik Negeri Jadi SNMPN, Polinema Beri Kuota 35 Persen

Mulai 2020, istilah PMDK PN (Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri) berganti nama SNMPN

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Supriatna Adhisuwignyo,Pembantu Direktur I Politeknik Negeri Malang (Polinema), Rabu (8/1/2020). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Mulai 2020, istilah PMDK PN (Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri) berganti nama SNMPN (Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri).

Ini berlaku di seluruh politeknik negeri di Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Supriatna Adhisuwignyo, Pembantu Direktur I Politeknik Negeri Malang (Polinema).

“Tapi secara sistem tidak beda dengan PMDK PN. Perubahan istilah ini dilakukan karena ada keinginan untuk menyamakan bahwa politeknik adalah pendidikan tinggi vokasi.”

“Dimana sebenarnya memiliki kesetaraan dengan pendidikan di kampus akademis,” jelas Supriatna pada suryamalang.com, Rabu (8/1/2020).

Untuk SNMPN, Polinema memberikan porsi 35 persen dari pagu mahasiswa baru 2020. Rencana Polinema akan menerima 3690 maba.

“Ada kenaikkan karena sekarang ada kampus di Kediri (PSDKU-Program Studi Di luar Kampus Utama),” kata dia.

Di kampus Kediri akan menerima 450 maba dari tiga prodi. Sebab masing-masing akan menerima lima kelas. Tiap kelas 30 orang.

Pada 2019 sebelum ada PSDKU Kediri, Polinema menerima 3312 maba.

Sementara itu untuk pendaftaran SMNPN dimulai sejak 6 Januari 2020 sampai 6 Maret 2020.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved