Malang Raya

Direktur RSUD Kanjuruhan Jadi Tersangka Korupsi, Begini Sikap Inspektorat Kabupaten Malang

Abdurachman yang kini menjabat Direktur RSUD Kanjuruhan itu akan dinonaktifkan dari jabatan strukturalnya.

Direktur RSUD Kanjuruhan Jadi Tersangka Korupsi, Begini Sikap Inspektorat Kabupaten Malang
SURYAMALANG.COM/M Erwin
Penetapan tersangka kasus korupsi dana kapitasi Puskesmas oleh Kejari Kabupaten Malang, Senin (13/1/2020). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Inspektorat Kabupaten Malang akan memberikan sanksi kepada Mantan Kepala Dinas Kesehatan, Abdurrachman.

Sanksi diberikan setelah yang bersangkutan ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, karena korupsi dana kapitasi.

"Bila penetapan tersangka dibarengi dengan penahanan, maka pejabat tersebut harus diberhentikan sementara. Kondisi tersebut secara otomatis jabatan struktural yang melekat pada pejabat berhenti atau gugur,” ujar Kepala Inspektorat Kabupaten Malang, Tridiyah Maestuti ketika dikonfirmasi, Senin (13/1/2020).

Prediksi Tim Arema FC Musim 2020, Ada Nama 2 Striker Persib Bandung Era Liga 1 2018

Sugeng Angga Santoso Bisa Bebas dari Kasus Mutilasi, Penasihat Hukum : JPU Belum Dapat Membuktikan

Abdurachman yang kini menjabat Direktur RSUD Kanjuruhan itu akan dinonaktifkan dari jabatan strukturalnya.

Seiring dengan kondisi yang ada, jabatan Abdurachman akan digantikan oleh pelaksana tugas.

“Meski saat ini tidak ditahan, jabatan struktural harus dinonaktifkan sesuai dengan ketentuan undang-undang, sambil menunggu proses penyidikan berikutnya. Penggantinya menunggu arahan Bupati Malang," ungkap Tridiyah. 

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved