Malang Ray

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Akan Buka Pendidikan Dokter Spesialis Bedah Plastik

Diharapkan tahun ini FK UB bisa mulai menerima calon-calon dokter spesialis bedah plastik.

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Akan Buka Pendidikan Dokter Spesialis Bedah Plastik
sylvianita widyawati
Kawasan kampus Universitas Brawijaya (UB) Malang. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Brawijaya Dr dr Wisnu Barlianto MSi Med SpA (K) menyatakan akan membuka PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis) Bedah Plastik.

Diharapkan tahun ini bisa mulai menerima calon-calon dokter spesialis.

"Mungkin akan dimulai pada semester ganjil nanti, September 2020," jelas Wisnu pada wartawan di sela kegiatan dies natalis FK UB ke 46, Minggu (12/1/2020).

Aplikasi Menari Plus, Produk Inovasi Dokter FKUB yang Bisa Dijadikan Deteksi Dini Penyakit Jantung

Kejutan Sidang Kasus Mutilasi Pasar Besar Malang,Terdakwa Sugeng Bantah BAP & Mengaku Diintimidasi

Alasan membuka ini karena peluangnya cukup besar.

Saat ini baru ada 200 dokter spesialis bedah plastik di Indonesia.

Dikatakan masih belum banyak perguruan tinggi yang memiliki PPDS Bedah Plastik.

"Kurang dari 10 perguruan tinggi. Ada di Jakarta, Bali, Surabaya, Aceh," jawabnya.

Dikatakan, untuk proses membuka PPDS agak lama prosesnya. Antara lain perlu kolegium, konsul dokter dll sebelum mengurus ke Ditjen Dikti Kemendikbud.

Ia berharap dengan dibukanya PPDS Bedah Plastik bisa memproduksi dokter spesialis bedah plastik di Indonesia.

Dari sisi fasilitas, katanya sudah siap. Termasuk kerjasama dengan RSSA Malang.

FK UB memiliki beberapa PPDSS. "Untuk kedokteran S1 memang moratorium. Tapi tidak untuk PPDSS," jelas Wisnu

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved