Malang Raya

26.000 Orang Terkena Dampak Kebocoran Pipa PDAM di Malang

26.000 orang terkena dampak kebocoran pipa PDAM di Malang. Wali Kota Malang, Sutiaji maaf terkait kebocoran pipa PDAM.

26.000 Orang Terkena Dampak Kebocoran Pipa PDAM di Malang
SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
Wali Kota Malang, Sutiaji 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - 26.000 orang terkena dampak kebocoran pipa PDAM di Malang.

Wali Kota Malang, Sutiaji maaf terkait kebocoran pipa PDAM.

“Kami mohon maaf kepada warga terdampak, karena ini adalah di luar kemampuan manusia,” ucap Sutiaji kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (14/1/2020).

Sutiaji bersama Direktur Utama PDAM Kota Malang, Nor Muhlas telah mendatangi kebocoran pipa di Desa Pulungdowo, Tumpang, Kabupaten Malang pada Senin (Senin 13/1/2020) malam.

Sutiaji dan rombongan mengecek petugas yang memperbaiki pipa.

Sutiaji menyampaikan kebocoran ini memang murni terjadi akibat masalah teknis.

Dalam perbaikan ini, Sutiaji mendorong PDAM Kota Malang minta bantuan ke Kementrian PUPR.

“Biayanya cukup besar, yaitu sekitar Rp 30 miliar. Saya minta PDAM untuk minta bantuan ke pusat,” ujarnya.

Sutiaji menjelaskan kebocoran pipa ini akibat dari tekanan yang cukup tinggi di dalam pipa tersebut.

Akibatnya, pipa tersebut mengalami kebocoran dan membuat sejumlah wilayah khususnya Kota Malang bagian timur terdampak.

“Total sudah ada 26.000 warga terdampak. Jadi solusi dari kami ialah mengecilkan tekanan air dan disambungkan ke jaringan pipa yang menghubungkan ke warga yang terdampak,” tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved