Malang Raya

Dinas Pertanian Upayakan Peluang Pasar Ekspor untuk Tanaman Hias Kota Batu

Dinas Pertanian Kota Batu pernah mencoba berkomunikasi dengan pihak karantina agar bisa membuka peluang ekspor.

SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Kepala Dinas Pertanian Sugeng Pramono.  

SURYAMALANG.COM, BATU – Kepala Dinas Pertanian Sugeng Pramono mengatakan akan melakukan inventarisir peluang tanaman ekspor di Kota Batu, termasuk salah satunya tanaman sansivera.

Sugeng pun mendatangi Andryansyah Kusuka, petani sumsivera yang sudah merambah pasar internasional, Rabu (15/1/2020).

“Ya tadi saya ke sana. Memang harus didukung,” ujar Sugeng.

Sugeng mengatakan, pihaknya pernah mencoba berkomunikasi dengan pihak karantina agar bisa membuka peluang ekspor.

Bahkan kata Sugeng, orang-orang yang mengurus perizinan ekspor pernah datang ke kantornya untuk membahas peluang tersebut.

“Namun hingga saat ini belum ada kejelasan,” katanya, Rabu (15/1/2020).

Sugeng pun menegaskan kalau dirinya perlu mengkoordinasikan dengan pihak-pihak lain terkait terbukanya peluang melakukan ekspor.

“Ini mau kami koordinasikan. Kami juga akan pertimbangkan administrasi dan biaya. Artinya harus ada dukungannya. Nanti saya juga mau ke provinsi yang barangkali ada trobosan dari pihak karantina. Kami inventarisir dulu,” paparnya.

Sebelumnya, SURYA melaporkan kalau Andryansyah Kusuka (35) bisa mendapatkan penghasilan Rp 20 juta per bulan dari usahanya menjual tanaman sunsivera.

Andry pun bisa menjual tanamannya hingga ke Thailand, Rusia, hingga Amerika Serikat.

Halaman
123
Penulis: Benni Indo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved