Travelling

Wisata Cara Membuat Keramik Jadi Pemikat Favorit di Kampoeng Wisata Keramik Dinoyo Malang

Dalam satu minggu rata - rata pengrajin tersebut dapat menerima 3 rombongan wisatawan yang ingin mempelajari cara pembuatan keramik

Wisata Cara Membuat Keramik Jadi Pemikat Favorit di Kampoeng Wisata Keramik Dinoyo Malang
SURYAMALANG.COM/Bella Ayu Kurnia Putri
Keramik setengah jadi yang belum diwarnai di Kampoeng Wisata Keramik Dinoyo 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Wisata mengenal dan mencoba langsung cara pembuatan keramik masih menjadi favorit bagi wisatawan yang berkunjung ke Kampoeng Wisata Keramik Dinoyo.

Menurut sie Promosi dan Pariwisata Paguyuban Pengrajin dan Pedagang Keramik Dinoyo Juwadi, wisata cara membuat keramik tersebut mulai dikenal wisatawan ketika Kota Malang sedang gencar - gencarnya dalam mempromosikan kampung tematik.

“Untuk kepariwisataan cara pembuatan keramik ini menjadi kegiatan yang menarik bagi wisatawan, jika dulu kita menjual produk sekarang cara membuat produk itu juga kita jual,” ujar sie Promosi dan Pariwisata Paguyuban Pengrajin dan Pedagang Keramik Dinoyo, Juwadi.

Tak Kalah dari Running Man, Inilah 5 Variety Show Korea Selatan yang Dijamin Lucunya Kebangetan

Ada Sosok Artis Seksi Selain Meriam Bellina yang Tolak Hotman Paris, Padahal Sudah Kirim Foto Diving

4 Kebohongan Pemimpin Keraton Agung Sejagat, Dari Nama Dinasti Hingga Janji Pada Anggota

Total terdapat 3 pengrajin yang mempunyai paket wisata cara pembuatan keramik itu, bahkan menurut penuturan Juwadi, dalam satu minggu rata - rata pengrajin tersebut dapat menerima 3 rombongan wisatawan yang ingin mempelajari cara pembuatan keramik.

“Kendalanya itu terkadang masalah tanggal, jadi ada rombongan yang sudah survey dan telah menentukan tanggal, tetapi pada tanggal tersebut kita juga sudah mempunyai jadwal dari rombongan lainnya,” tuturnya.

Paket utama dalam wisata pembuatan keramik itu sendiri dimulai dari pengenalan bahan hingga proses pembuatan.

“Setelah keramiknya mereka warnai sendiri, mereka bisa membawanya pulang,” tuturnya.

Sie Promosi dan Pariwisata Paguyuban Pengrajin dan Pedagang Keramik Dinoyo, Juwadi. 
Sie Promosi dan Pariwisata Paguyuban Pengrajin dan Pedagang Keramik Dinoyo, Juwadi.  (SURYAMALANG.COM/Bella Ayu Kurnia Putri)

Wisatawan yang datang untuk mencoba paket tersebut juga bermacam - macam, mulai dari siswa SD, SMP, SMA, hingga karyawan kantor yang hendak pensiun.

Mereka juga berasal dari berbagai daerah yang ada di Indonesia seperti Kalimantan, Banjarmasin hingga Papua.

“Mereka persiapan pensiun agar dapat mempunyai wawasan bidang usaha selanjutnya,” kata Juwadi.

Tak hanya paket wisata membuat keramik saja yang sedang naik daun di Kampoeng Wisata Keramik Dinoyo, namun bahan keramik setengah jadi yaitu tanah liat sekarang juga menjadi incaran.

“Akhir - akhir ini banyak pembeli dari sekolah - sekolah, jadi walaupun pihak sekolah tidak konfirmasi dulu ke pengrajin tetapi mereka memberi tugas ke siswanya untuk membeli keramik yang belum jadi dan diwarnai,” kata dia.

Para pengrajin di Kampoeng Wisata Keramik Dinoyo mendapatkan bahan keramik tersebut kebanyakan dari daerah Tuban dan Bangka Belitung.

Mereka mengaku susah untuk mendapatkan bahan - bahan tersebut dikarenakan sudah jarang ada lahan yang mengandung tanah liat.

“Akhirnya kami dibantu dengan dinas perindustrian untuk memperoleh bahan - bahan itu, mereka yang mengeksplorasi bahan setengah jadinya dan nanti kita yang mengganti ongkos produksi,” ujar Juwadi. 

Penulis: Bella Ayu Kurnia Putri
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved