Hutan Pantai Sendiki Malang Rusak

BREAKING NEWS : Hutan Lindung di Area Pantai Sendiki Malang Rusak, Profauna : Pembalakan 60 Persen !

ProFauna menganalisa,​ ada tiga metode yang digunakan para pembalak liar, guna menjarah hutan lindung di Pantai Sendiki,​ Desa Tambakrejo, Kecam

BREAKING NEWS : Hutan Lindung di Area Pantai Sendiki Malang Rusak, Profauna : Pembalakan 60 Persen !
SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin
Hutan lindung di area Pantai Sendiki,​ Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang rusak karena pembalakan liar yang diduga dilakukan oknum. Tambah salah satu batang pohon yang baru saja ditebang 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Hutan lindung di area Pantai Sendiki,​ Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, mengalami kerusakan karena ulah manusia.

Aksi pembalakan liar berada di balik rusaknya hutan lindung itu bahkan diduga dilakukan oleh oknum.

Ketika melihat langsung ke lokasi,​ Minggu (19/1/2020)​ tampak beberapa pohon besar tumbang, imbas aktifitas manusia.

Teriakan Perempuan Nakal Dari Mulut Guru Agama Bikin Siswi Putus Sekolah, Malu Diejek Teman-temannya

Santri Tazkia IIBD Dau Malang Ini Gagas Pembuatan Paving Berpori dari Stereofoam, Ramah Lingkungan

Ada yang digergaji, dibakar hingga terpotong menjadi bagian-bagian kecil.

Bila melihat kondisi bekas bonggol pohon, pohon-pohon itu sepertinya baru saja ditebang. 

PROFAUNA Indonesia menyebut, kerusakan hutan di petak 68, RPH Sumberkembang, KPH Malang mencapai 60 persen.

Padahal luas lahan hutan lindung di area tersebut mencapai 500 hektar.

Ketua PROFAUNA Indonesia, Rosek Nursahid menduga, ada oknum yang terencana melakukan pembalakan liar​ demi keuntungan materi semata.

Hutan lindung di area Pantai Sendiki,? Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang rusak karena pembalakan liar yang diduga dilakukan oknum. Salah seorang anggota ProFauna menunjukkan bekas pohon yang dibakar
Hutan lindung di area Pantai Sendiki,? Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang rusak karena pembalakan liar yang diduga dilakukan oknum. Salah seorang anggota ProFauna menunjukkan bekas pohon yang dibakar (SURYAMALANG.COM/Mohammad Erwin)

Rosek menganalisa,​ ada tiga metode yang digunakan para pembalak liar, guna menjarah hutan.​

"Ada yang ditebang, dibakar bagian bawah pohon. Serta ada yang diracun. Namanya racun randap. Modusnya, pohon seakan-akan mati hingga akhirnya roboh. Pada saat itulah, pencuri kayu memotong kecil-kecil kayu agar bisa diangkat," beber Rosek ketika berjalan menyusuri area hutan.

Halaman
123
Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved