Breaking News:

Malang Raya

Santri Tazkia IIBS Dau Malang Ini Gagas Pembuatan Paving Berpori dari Stereofoam, Ramah Lingkungan

Ide ramah lingkungan itu menggabungkan upaya daur ulang bahan stereofoam yang tidak bisa terurai alami dengan mengolahnya menjadi paving berpori

SURYAMALANG.COM/Humas Tazkia IIBS Malang
Dua santri Tazkia IIBS Malang dengan paving block yang salah satu bahannya memanfaatkan stereofoam sehingga ramah lingkungan. 

SURYAMALANG.COM, DAU - Sebuah gagasan ramah lingkungan berupa paving berpori dari bahan stereofoam dilahirkan dua santri jurusan Scienpreneur Tazkia IIBS (Internasional Islamic Boarding School) di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang

Ide ramah lingkungan itu menggabungkan upaya daur ulang bahan stereofoam yang tidak bisa terurai alami dengan mengolahnya menjadi paving stone yang juga ramah lingkungan.

Paving blok yang dihasilkan adalah paving berpori, yakni paving yang memungkinkan penyerapan air berjalan lebih baik.

Harga Kobokan Warung Ayam Rp 50 Ribu Viral, Debat Panas Penjual & Pembeli Beredar, Bayar Rp 800 Ribu

Kronologi Siswa ZA di Malang Bunuh Begal yang Mau Cumbu Pacar 3 Menit & Polemik Penjara Seumur Hidup

Razia Balap Liar di Jalan Soekarno Hatta, Polresta Malang Kota Temukan 3 Mobil Pakai Knalpot Brong

Ide ramah lingkungan itu dipresentasikan oleh Yunita Fawziah dan Fatimah Az Zahra dan meraih medali Emas untuk bidang engineering di ajang ISTEC (International Science Technology and Engineering Conference) 2020 di Bandung pada 13-16 Januari lalu.

Dua santri asal Malang itu berhasil menyisihkan 160 tim dari 14 negara yang berlaga di bidang ini dengan pembimbing lomba Ustadz Maulidan Asrofil Anam SSi.

Santri ini menggagas bagaimana menyulap sterofoam menjadi paving stone yang ramah lingkungan.

Ide ini berangkat dari limbah sterefoam yang sulit terurai.

Sisi lain banyak perkembangan pembangunan di bidang infrastruktur sehingga banyak daerah tangkapan air yang hilang.

“Kami kemudian melakukan penelitian tentang kemungkinan mengolah sterofoam untuk dijadikan blok paving,” jelas Fatimah Az Zahra, santri Tazkia dalam rilis yang dikirim humas sekolah itu pada SURYAMALANG.COM, Minggu (17/1/2020).

Disebut Fatimah, sterofoam adalah zat non-biodegradable yang dapat menyebabkan kerusakan pada lingkungan.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved