Breaking News:

Malang Raya

Warga Tionghoa Kota Malang Mulai Bersihkan Patung Dewa di Klenteng Eng An Kiong

Satu demi satu rupang beserta altar diturunkan dari tempat sembahyang ke halaman belakang klenteng untuk dibersihkan.

SURYAMALANG.COM/Aminatus Sofya
Warga Tinghoa di Kota Malang saat membersihkan rupang di Klenteng Eng An Kiong jelang perayaan Tahun Baru Imlek. 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Warga Tionghoa di Kota Malang mulai membersihkan patung dewa di Klenteng Eng An Kiong, yang terletak di Jalan RE Martadinata.

Ritual memandikan patung dewa atau rupang ini rutin dilakukan jelang perayaan Tahun Baru Imlek.

Satu demi satu rupang beserta altar diturunkan dari tempat sembahyang ke halaman belakang klenteng untuk dibersihkan.

Link Rekrutmen BPJS Ketenagakerjaan untuk Lulusan D3 & S1. Buka 10 Lowongan Terakhir 26 Januari

PDAM Gunakan Rekayasa Hidrolik Untuk Aliri Wilayah Krisis Air Bersih di Kota Malang

Update Bursa Transfer Liga 1 2020 di Arema FC – Aremania Munculkan Nama Kurnia Meiga

Pertama, mereka menyiram air sabun kemudian menggosoknya agar kotoran yang menempel terlepas.

Setelah itu, rupang disiram menggunakan air bunga.

Proses terakhir, rupang dijemur di bawah terik matahari dan ditata kembali di tempat asal.

Humas Klenteng Eng An Kiong, Bonsu Anton mengatakan ritual membersihkan rupang jelang perayaan Imlek wajib dilakukan.

Ia menyebut rupang-rupang itu dalam keadaan kosong sebab para dewa sedang bertemu Tuhan untuk menyerahkan catatan amal perbuatan umat manusia.

“Agar tahun depan suci kembali, maka harus dimandikan. Dewa datang, tempatnya kembali bersih dan suci,” kata Bonsu Anton, Senin (20/1/2020).

Tak hanya rupang, ukiran yang ada di klenteng juga turut dibersihkan menggunakan lap basah. Buku-buku yang berada di atas altar ditata agar terlihat rapi.

Halaman
12
Penulis: Aminatus Sofya
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved