Sidang Pembunuhan Begal di Malang

BREAKING NEWS : ZA Hanya Dituntut 1 Tahun Pembinaan Untuk Pasal Penganiayaan

Sudang pembacaan tuntutan JPU bagi ZA hanya berlangsung singkat yaitu dimulai pukul 15.25 dan berakhir pada pukul 15.39.

BREAKING NEWS : ZA Hanya Dituntut 1 Tahun Pembinaan Untuk Pasal Penganiayaan
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
ZA saat duduk di dalam persidangan saat akan dimulai persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan dari JPU, Selasa (21/1/2020). JPU menuntut pembinaan 1 tahun bagi ZA, tak ada tuntutan dari pasal pembunuhan 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN -  Jaksa Penuntut Umum (JPU) hanya menuntut ZA, siswa SMA yang tersandung kasus pembunuhan seorang begal di Malang dengan tuntutan satu tahun pembinaan di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), Selasa (20/1/2020) .

Tidak ada tuntutan untuk pasal pembunuhan berencana dalam persidangan yang berlangsung cepat di Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen itu.

Dalam persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan itu JPU leboih menekankan pada pasal penganiayaan, bukan pasal pembunuhan.

Keluarga ZA Sampaikan Terima Kasih Dukungan Dari Hotman Paris Hutapea

Fakta Baru Kasus Siswa SMK Bunuh Begal, Isu ZA Sudah Punya Anak Istri Hingga Keterangan Saksi

Bayi Hasil Hubungan Gelap Nyaris Dijual Rp 25 Juta, Ibu Kandung Tak Tahu, Niatnya Cuma Dititipkan

Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada ZA berlangsung cepat.  usai.

Sidang sendiri hanya berlangsung cukup singkat yaitu dimulai pukul 15.25 dan berakhir pada pukul 15.39.

Sidang sendiri berlangsung di ruang sidang Tirta dan dilakukan secara tertutup.

Kuasa hukum ZA, Bhakti Riza mengungkapkan beberapa hal yang terjadi selama dalam persidangan tersebut.

"Tadi JPU dalam persidangan membacakan tuntutan kepada ZA serta menjelaskan terkait dakwaan primer, subsider dan yang lebih subsider.

Di mana JPU menyampaikan bahwa Pasal 340 dan Pasal 338 tidak terbukti di kasus ZA tersebut namun pihak JPU ingin membuktikan Pasal 351 ayat 3 terkait penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang dengan ancaman hukuman pidana penjara tujuh tahun," ujarnya kepada TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM) usai persidangan, Selasa (21/1/2020).

Halaman
12
Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved