Kabar Surabaya

Mendompleng Nama Jokowi untuk Jualan Handphone, Warga Probolinggo Diciduk Polda Jatim

Mengaku anggota keluarga Presiden Jokowi, agar dagangan ponselnya laris di media sosial, justru mengantarkan M Mirza mendekam di penjara Polda Jatim

Mendompleng Nama Jokowi untuk Jualan Handphone, Warga Probolinggo Diciduk Polda Jatim
SURYAMALANG.COM/Luhur Pambudi
M Mirza saat dikeler Penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Mengaku anggota keluarga Presiden Jokowi, agar dagangan ponselnya laris di media sosial, justru mengantarkan M Mirza mendekam di penjara Polda Jatim.

Bapak satu anak itu hanya bisa menyesali perbuatannya, di hadapan sorotan lensa kamera awakmedia.

Ia lebih banyak menunduk meratapi pergelangan tangannya yang diborgol Anggota Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, Selasa (21/1/2020).

Ia terpaksa dikeler polisi lantaran mengaku sebagai anggota keluarga Presiden Jokowi, saat menawarkan sejumlah ponsel dagangannya melalui media sosial Twitter dan media chatting WhatsApps (WA).

"Dia pakai dua ponsel saat jual, tapi akunnya 1, pakai Twitter sama nomor WA," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Winsu Andiko, di Mapolda Jatim, Selasa (21/1/2020).

Akal-akalannya itu ternyata manjur, empat buah ponsel berbagai merek laku keras dibeli oleh orang-orang yang mudah dikibuli pelaku.

"Harganya normal. Korbannya orang biasa," tukasnya.

Namun saat hendak menjual dua ponsel lagi ke seorang pembeli, akal bulus Mirza keburu diendus Tim Siber Polda Jatim.

Menyadari kesalahannya terlampau telak, tanpa perlawanan Mirza pasrah dikeler petugas dari kediamannya di Jalan Ir Juanda, Patokan, Kraksaan, Probolinggo, Jatim, menuju Mapolda Jatim, Senin (20/1/2020).

"Prosesnya (jual ponselnya) benar, tapi yang bersangkutan melakukan transaksi jual beli ponselnya (melanggar hukum)," jelasnya.

Halaman
12
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved