Sidang Pembunuhan Begal di Malang

Beri Komentar Hinaan Soal Siswa SMK Bunuh Begal di Malang, Pria Ini Diperiksa Polisi Tulungagung

Polres Tulungagung memeriksa pria berinisial DI (27) yang memberi komentar bernada hinaan terkait kasus siswa SMK membunuh begal di Malang.

Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
IST
Media Sosial 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG – Penyidik Polres Tulungagung memeriksa pria berinisial DI (27) yang memberi komentar bernada hinaan terkait kasus siswa SMK bunuh begal di Kabupaten Malang.

Pegawai honorer Dinas Perikanan Tulungagung ini diduga mengunggah komentar yang menyamakan polisi dengan binatang.

Paur Humas Polres Tulungagung, Ipda Anwari mengatakan DI mengunggah tulisan kurang pantas itu di grup Facebook Wong Tulungagung.

Saat itu DI mengomentari unggahan lain tentang kasus siswa SMK di Malang yang tengah menjalani proses hukum karena diduga membunuh begal.

“DI menghina kepolisian dengan kata-kata yang tidak pantas,” terang Anwari kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (22/1/2020).

Kemudian unggahan itu diketahui personel Cyber Patrol Polres Tulungagung.

Lalu polisi berhasil melacaknya, dan malayangkan surat panggilan.

DI sempat menjalani proses penyidikan di Satrekrim Polres Tulungagung.

“Secara hukum, unggahannya bisa menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan,” sambung Anwari.

Namun polisi tidak sampai menetapkan DI sebagai tersangka.

DI hanya membuat surat pernyataan penyesalan.

DI mengaku bersalah, dan minta maaf kepada institusi kepolisian.

DI juga wajib absen ke Polres Tulungagung setiap Senin dan Kamis.

“DI sanggup tidak mengulangi perbuatan, dan tidak akan melakukan perbuatan yang merugikan orang lain,” tegas Anwari.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved