Malang Raya

Ditetapkan sebagai Cagar Budaya, Gedung SMAN 3 Kota Malang Dikembalikan ke Nuansa Kolonial Belanda

Ditetapkan sebagai Cagar Budaya, Gedung SMAN 3 Kota Malang Dikembalikan ke Nuansa Kolonial Belanda

SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
Proses renovasi perubahan warna gedung sekolah SMAN 3 Kota Malang yang semula berwarna hijau diubah menjadi warna putih tulang, Jumat (24/1/2020). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - SMAN 3 Kota Malang yang terletak di Jalan Sultan Agung No 7 Kecamatan Klojen Kota Malang melakukan renovasi bangunan.

Renovasi bangunan dilakukan agar gedung sekolah itu memiliki wujud serupa dengan bentuk bangunan pada saat zaman kolonial Belanda.

Wakahumas SMAN 3 Kota Malang, Edy Effi Budiono mengatakan gedung sekolah SMAN 3 Kota Malang telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya oleh Pemkot Malang.

"Kemudian pihak sekolah berinisiatif untuk mengubah kembali wujud bangunan sekolah sesuai kondisi waktu zaman Belanda tersebut.

"Kita melakukan renovasi sesuai dengan foto dokumentasi gedung yang kita miliki," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (24/1/2020).

Ia menjelaskan ada dua bentuk renovasi yang dilakukan oleh pihak sekolah.

Yaitu mengganti warna dinding gedung sekolah dari warna hijau menjadi warna putih tulang.

"Selain itu hiasan dinding sekolah juga kita lakukan penggantian menjadi hiasan batuan kali.

"Disesuaikan dengan bentuk dan kondisi bangunan di Zaman dulu. Dan renovasi yang kita lakukan ini sudah dimulai sejak dua minggu lalu," tambahnya.

Sementara itu, sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang, Agung H Buana mengungkapkan memang pihaknya merekomendasikan agar warna bangunan bisa menyesuaikan sebagai bangunan heritage.

"Sesuai masukan dari TACB saat penyerahan SK Penetapan Cagar Budaya ke pihak sekolah. Sehingga kesannya lebih mencerminkan karakter bangunan," terangnya.

Dirinya pun mengapresiasi positif langkah yang dilakukan oleh pihak sekolah SMAN 3 Kota Malang.

"Tentunya kita berharap apa yang dilakukan oleh SMAN 3 Malang ini dapat menjadi contoh untuk bangunan heritage lainnya.

"Sehingga bangunan heritage itu bisa dikembalikan pada karakter dan keharmonisan kawasan cagar budaya," tandasnya.

Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved