Berita Malang

Seperti Anak Kecil, Tawuran Pelajar Gara-Gara Pertandingan Futsal Terjadi di GOR Ken Arok Malang

Tawuran itu diduga karena suporter yang sakit sakit hati setelah timnya kalah dalam pertandingan Liga Futsal Amatir di GOR Ken Arok.

Penulis: Aminatus Sofya | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Aminatus Sofya
Sisa -sisa tawuran pelajar di GOR Ken Arok, nampak tumpukan helm yang digunakan oleh pelajar SMA untuk saling memukul saat tawuran terjadi, Sabtu (25/1/2020) 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Tawuran antar pelajar terjadi di Gor Ken Arok, Kota Malang pada Sabtu (25/1/2020) sekitar pukul 15.30 WIB.

Tawuran itu diduga karena suporter yang sakit sakit hati setelah timnya kalah dalam pertandingan Liga Futsal Amatir.

Ketua panitia Liga, Muhammad Alwi mengatakan sore itu sedang berlangsung pertandingan antara SMK 6 Malang.

Trik Melihat Chat WhatsApp yang Sudah Dihapus, Delete Message for Everyone Bisa Kamu Lihat Lagi

Janda Anak 3 Lama Single Kecanduan Bercinta, 5 Kali Sehari Tak Cukup, Hidup Menderita Diputus Pacar

Breaking News : Pria Asal Tajinan Tewas Disambar KA Penataran di Sukun Malang

Pada pertandingan sebelumnya, SMK 6 Malang telah disanksi bertanding tanpa penonton sebab terlibat kericuhan dengan MAN Gondanglegi.

“Tapi tadi suporter MAN Gondanglegi datang. Padahal hari ini mereka tidak ada jadwal bertanding,” kata pria yang akrab disapa Awe itu.

Ia menduga tawuran itu disebabkan oleh kesalahpahaman yang terjadi di pertandingan sebelumnya antara MAN Gondanglegi vs SMK 6.

Dalam pertandingan itu, MAN Gondanglegi lah pemenangnya.

“Tadi saya ngobrol sama salah satu siswa karena ada salah paham. Terus tawuran,” ujarnya.

Tawuran terjadi di sisi belakang Gor Ken Arok dan mengakibatkan properti satu warung rusak.

Para pelajar terlibat aksi saling pukul menggunakan helm.

Saat TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM), ke lokasi kejadian, tiga motor ditinggal pemiliknya dan sekitar sepuluh helm yang telah rusak tergeletak.

Awe berharap tidak ada lagi tawuran yang terjadi. Kepada para suporter, dia meminta agar dewasa dan tidak mudah terpancing emosi.

“Mudah-mudahan nggak ada lagi kayak gini. Tapi pertandingan selanjutnya saya akan lebih perketat,” tutupnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved