Timnas Indonesia U-16 Pernah Juara di Sidoarjo, Bima Sakti Akui Ada Beban
Timnas Indonesia U-16 pernah mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih gelar juara Piala AFF 2018 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
SURYAMALANG.COM, SIDOARJO - Timnas Indonesia U-16 pernah mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih gelar juara Piala AFF 2018 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
Waktu itu Timnas Indonesia U-16 masih dilatih oleh Fakhri Husaini dan dihuni pemain seperti Ernando Ari, Brylian Aldama serta si kembar bersaudara Bagus Kahfi dan Bagas Kaffa.
Kini Timnas U-16 akan kembali mengikuti Piala AFF 2020 yang rencananya akan berlangsung di Sidoarjo lagi, tapi dengan materi pemain berbeda dan pelatih baru, Bima Sakti.
Selaku pelatih Timnas U-16, Bima Sakti tidak membantah ada beban ke dirinya untuk bisa mengikuti jejak juara dari tim sebelumnya, yakni tim dari Fakhri Husaini.
"Beban? Itu pasti. Tapi kita 'nothing to lose' saja, yang penting kerja baik, latihan serius dan fokus saat pertandingan," ujar Bima Sakti.
Sejumlah persiapan telah dilakukan Bima Sakti, bukan hanya melengkapi pemainnya dengan materi taktik, tetapi juga dengan pengenalan lapangan di Sidoarjo.
Timnas U-16 tercacat telah membawa sebanyak 24 pemain dalam pemusatan latihan (TC) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo sejak 17 Januari lalu.
Baginya, Sidoarjo sudah seperti rumah kedua untuk timnas usia muda karena menjadi saksi dua gelar juara AFF.
Sebelum juara AFF U-16 2018, lebih dulu juara AFF U-19 2013.
"Di sini sudah seperti rumah kedua, sejarah ada dua kali juara di sini. U-19 yang dilatih coach Indra Sjafri juga pernah juara di sini," jelasnya.
Ia berharap timnya bisa ikut merasakan tuah dari Stadion Gelora Delta Sidoarjo ini saat mengikuti Piala AFF 2020 yang mana rencananya bergulir pada bulan Agustus mendatang.
"Mudah-mudahan itu jadi aura baik bagi Timnas U-16," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/tc-timnas-u-16-sidoarjo.jpg)