Pandi Lestaluhu Miliki Cara Ampuh Untuk Ubah Tekanan Aremania Jadi Motivasi Bersama Arema FC

Tak ingin menjadikan tekanan dari Aremania sebagai beban, Pandi mengaku sudah terbiasa dengan tekanan dan tuntutan dari suporter.

Pandi Lestaluhu Miliki Cara Ampuh Untuk Ubah Tekanan Aremania Jadi Motivasi Bersama Arema FC
AREMA FC
Pandi Lestaluhu saat latihan. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pandi Ahmad Lestaluhu pemain posisi sayap Arema FC, mengaku sudah tak sabar untuk segera merasakan atmosfer bermain di depan Aremania, suporter Arema FC

Bagi pemain asal Tulehu itu, tekanan yang bakal dia dan pemain Arema FC lainnya dapatkan, khususnya pemain yang baru bergabung Arema musim ini, akan jadi penambah semangat di Liga 1.

Tak ingin menjadikan tekanan dari Aremania sebagai beban, Pandi mengaku sudah terbiasa dengan tekanan dan tuntutan dari suporter.

Timnas U-19 Indonesia 3 Kali Kalah di 3 Uji Coba di Thailand, Shin Tae-Yong Justru Merasa Senang

Alasan Mantan Pemain Persib Jonathan Bauman Cocok Main Untuk Arema FC, Oh In Kyun Jadi Saksi

Tak Ada Uang dalam Transfer Elias Alderete dari Atletico Chacarita Juniors ke Arema FC

Apalagi sebelum bergabung dengan Kalteng Putra musim lalu, ia pernah memperkuat Persija Jakarta, yang juga memiliki jumlah suporter besar.

"Tekanan sudah biasa dialami pemain sepak bola, apalagi ketika bermain di klub yang memiliki basis suporter yang besar seperti Arema. Tentu ketika akan memutuskan untuk bermain disini saya sudah pikirkan itu matang-matang dan saya tidak masalah akan hal itu. Sebelumnya saya bermain untuk Persija Jakarta, sehingga sekarang sudah terbiasa," kata Pandi Lestaluhu, Selasa (28/1/2020).

Untuk meredam perasaan tegang atau cemas ketika mendapat tekanan dari para suporter, Pandi menganggap tekanan atau tuntutan yang diberikan suporter sebagai semangat dan motivasi, agar memberi dampak baik pada dirinya ketika berlaga.

"Saya jadikan itu motivasi untuk memberikan yang terbaik bagi tim yang saya bela, sehingga akhirnya tidak jadi beban saat main," jelasnya.

Para pemain tak hanya harus menyiapkan kondisi fisik dan juga taktik dalam mengarungi Liga 1 yang akan dimulai pada tanggal 29 Fabruari mendatang, namun tentu juga harus menyiapkan mental saat bermain di hadapan pendukung dan suporter lawan.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved