Kabar Kediri

Tiap Kali Ketemu Santriwati, Ustaz di Kediri Langsung Mengajaknya Masuk Kamar Terjadi Selama 3 Tahun

MN (38) oknum ustaz di sebuah yayasan pondok pesantren di Dusun Setoyo, Desa/Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri diduga telah menyetubuhi Santriwati

IST
Ilustrasi 

Proses penyidikan kasus ini sepenuhnya mulai hari ini, Kamis (16/1/2020) menjadi kewenangan Polda Jatim.

Dalam hal ini adalah Direktorat Reserse Kriminal Umum.

Wakapolres Jombang, Kompol Budi Setiyono, melalui pesan singkat WhatsApp, membenarkan dilimpahkannya penanganan kasus tersebut, Kamis (16/1/2020).

Budi mengonfirmasi, pelimpahan kasus ini dilakukan untuk memberikan kepastian hukum terhadap laporan dugaan kasus pencabulan yang dilakukan MSA kepada pelapor berinisial NA asal Jawa tengah, Santriwati di Pesantren tempat MSA mengajar.

"Benar, kasusnya sekarang ditangani Polda Jatim," terangnya, singkat.

Kasus yang menyeret MSA ini bermula ketika putra kiai ternama di Jombang ini dilaporkan ke Polres Jombang atas dugaan pencabulan terhadap santriwatinya, asal Jawa Tengah sekitar November lalu 2019.

Kasusnya ditangani Polres Jombang, sampai kemudian MSA ditetapkan sebagai tersangka.

Kendati sudah ditetapkan tersangka, MSA tidak pernah ditahan.

Bahkan dua kali mangkir dari pemeriksaan polisi, tanpa alasan jelas.

Itu pula sebabnya, ratusan aktivis yang tergabung dalam Aliansi Kota Santri Lawan Kekerasan Seksual berunjuk rasa di mapolres setempat, Rabu (8/1/2020) lalu.

Halaman
1234
Penulis: Didik Mashudi
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved