Breaking News:

Ada Ruang Laktasi Di UIN Malang, Pejuang ASI Saat Rehat Bisa Pumping

Masa menyusui anak menjadi problem sendiri jika ibu bekerja. Apalagi jika ASI harus dikeluarkan sedang anak di rumah.

SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Masa menyusui anak menjadi problem sendiri jika ibu bekerja. Apalagi jika ASI harus dikeluarkan sedang anak di rumah.

Karena itu sangat bermanfaat ketika ada ruang laktasi di lingkungan kerja.

Di UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang, ruang laktasi ada 11 sampai 2020 ini. Pada tahun ini ditambah satu lagi serta ada day care.

“Antara lain sebanyak tujuh ruang laktasi terdistribusi di tujuh fakultas yang ada, di gedung rektorat, satu di gedung bersama,” jelas Dr Istiada MA, Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Maliki Malang pada SURYAMALANG.COM, Kamis (30/1/2020).

Awal adanya ruang laktasi pada 2018 usai ada pertemuan PSGA se Jatim di Malang.

Saat itu pada 2019 ada rencana bantuan dari Dirjen Pendidikan Islam (Pendis).

“Saya matur ke Pak Rektor tentang rencana itu bagaimana pentingnya ruang laktasi buat karyawan, dosen dan mahasiswa yang menyusui.”

“Ternyata Pak Rektor pada 2018 memberi ruang laktasi,” kata Istiada.

Namun pada 2019, Dirjen Pendis tetap memberikan anggaran. Sehingga dibuatkan satu ruang laktasi dan day care yang baru diresmikan pekan lalu.

Menurut Bu Is, dari survei di lapangan, ruangan yang paling banyak dikunjungi dosen dan karyawan yang menyusui adalah ruang laktasi.

Halaman
123
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved