Berita Malang

Tidak Ada Wisatawan Asing dari China Berkunjung ke Kabupaten Malang, Aman dari Ancama Virus Corona

Kebanyakan yang datang adalah wisatawan nusantara. Sedang wisawatan asing seperti Jerman dan Perancis biasanya hanya transit ke Kabupaten Malang.

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Made Arya Kadisbudpar Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang menyatakan tidak ada ada kunjungan wisatawan dari China sejauh ini.

Selama ini mereka lebih suka ke Manado dan Medan.

"Di Kabupaten Malang ya ada wisata ritual di Gunung Kawi. Tapi tidak pernah ada wisatawan dari China," jelas Made pada suryamalang.com saat bertemu di UB Guest House, Rabu (29/1/2020).

Hal ini menjawab pertanyaan mengenai dampak virus Corona di China pada pariwisata.

Kebanyakan yang datang adalah wisatawan nusantara. Sedang wisawatan asing seperti Jerman dan Perancis biasanya hanya transit ke Kabupaten Malang. Namun tujuan utamanya adalah ke Gunung Bromo.

Tapi hingga sebulan mendatang, Gunung Bromo ditutup oleh TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) untuk memulihkan kondisi disana.

"Jadi wisatawan memang turun. Tapi itu merupakan hak TNBTS," kata dia.

Sedang wisatawan nusantara banyak mengunjungi pantai-pantai.

Sementara ditanya soal destinasi wisata baru lanjutnya di sekitar Kecamatan Ngajum ada juga coban-coban.

Serta adanya lapas terbuka sebagai pengembangan lapas kelas 1 Lowokwaru. "Mungkin dikoneksikan. Barangkali nantinya disana dikonsep eko wisata untuk pertanian. Sehingga kebutuhan untuk lapas bisa terpenuhi dari yang dihasilkan misalkan dari hasil pertanian dan peternakan. Saya lihat konsepnya bagus," kata Made. Dari Pemkab Malang juga membantu meratakan tanah di lapas terbuka itu.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved