Pembinaan Pembunuh Begal di Malang

Aktivitas ZA Selama Jalani Pembinaan di LKSA Darul Aitam, Kabupaten Malang

ZA (17) resmi menjalani pembinaan di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Darul Aitam di Kabupaten Malang, Jumat (31/1/2020).

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Zainuddin
LKSA Darul Aitam di Kabupaten Malang 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - ZA (17) resmi menjalani pembinaan di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Darul Aitam di Kabupaten Malang, Jumat (31/1/2020).

Siswa SMA yang tersandung kasus pembunuhan begal itu bakal menjalani berbagai aktivitas pembinaan di LKSA Darul Aitam selama setahun.

Penasehat hukum ZA, Bhakti Riza mengatakan akitivitas pembinaan berupa penanganan secara psikologi, pendidikan formal, dan pemberian ilmu agama.

“ZA mendapat bimbingan agama, seperti salat lima waktu, salat tahajud, mengaji, dan akitvitas keagamaan lain,” ungkap Bhakti Riza kepada SURYAMALANG.COM.

Saat ini ZA duduk di bangku kelas 3 SMA. ZA akan menjalani ujian nasional dalam waktu dekat.

ZA pun harus mempersiapkan diri agar bisa lulus.

Bhakti mengatakan ZA siap menjalani pembinaan sebagai vonis Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen.

“Putusan terhadap ZA sudah inkrah. Ada putusan hukum tetap melalui eksekusi pembinaan selama satu tahun.”

“Putusan ini mengakhiri perdebatan yang ada. Kini ZA konsentrasi menjalani pembinaan,” beber Bhakti.

PK Madya Bapas Malang, Indung Budianto memastikan akan memberikan pendampingan penuh terkait pembinaan kepada ZA.

ZA akan tinggal di asrama LKSA sembari mendapat pendidikan dan ilmu agama.

LKSa Darul Aitam dipilih karena sudah ada MoU dengan Bapas Malang.

Pihaknya akan melakukan evaluasi mengenai perkembangan ZA setiap bulan.

“Pembinaan akan dilakukan secara agama, termasuk terkait psikologis dan pendidikan ZA,” beber Indung.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved