Kelakuan Betrand Peto di Sekolah Buat Ruben Onsu Terdiam, Uang Jajan Selalu Ludes Padahal Bawa Bekal

Kelakuan Betrand Peto di Sekolah Buat Ruben Onsu Terdiam, Uang Jajan Selalu Ludes Padahal Bawa Bekal

Kelakuan Betrand Peto di Sekolah Buat Ruben Onsu Terdiam, Uang Jajan Selalu Ludes Padahal Bawa Bekal
Instagram @betrandpetoputraonsu
Kelakuan Betrand Peto di Sekolah Buat Ruben Onsu Terdiam, Uang Jajan Selalu Ludes Padahal Bawa Bekal 

Kedatangan Ruben Onsu ke Polda Metro Jaya kali ini lantaran memenuhi panggilan polisi untuk menjadi saksi pada kasus peruntungan yang menimpa Betrand Peto

Sata harus datang ke kantor polisi, ternyata Ruben Onsu harus berbohong pada sang anak. 

Ruben Onsu mengatakan jika dirinya berbohong untuk menjaga perasaan Betrand Peto

Suami Sarwendah itu tidak ingin jika Betrand Peto menjadi sedih saat mengetahui dirinya menjadi korban bullying di media sosial.

"Ini yang saya bilang, ini pemeriksaan pagi banget. Nganter Betrand harus pagi lagi, sampai dia bilang 'kenapa buru-buru banget ayah?

Enggak soalnya ayah ada urusan meeting di kantor," ucap Ruben saat ditemui usai pemeriksaan, Selasa (28/1/2020) dikutip dari Kompas.com dalam berita berjudul "Diperiksa Polisi, Ruben Onsu Berbohong kepada Betrand Peto".

"Jadi saya jujur sedih harus berbohong sama anak saya. Tapi saya enggak mungkin ngomong sama anak saya ke kantor polisi," sambungnya.

Ruben Onsu meneteskan air mata saat menceritaan bagaimana dirinya mencertiakan pemberitaan negatif terkait Betrand Peto pada snag anak
Ruben Onsu meneteskan air mata saat menceritaan bagaimana dirinya mencertiakan pemberitaan negatif terkait Betrand Peto pada snag anak (Youtube MOP Channel)

Meski nerasa bersalah, namun Ruben memiliki alasan mengapa dia melakukan hal itu.

Demi menjaga perasaan Betrand Peto, menurut Ruben Onsu kebohongan yang ia lakukan masih bisa diterima.

"Saya bohong dan jadi orang bohong itu enggak boleh.

Tapi saya terpaksa, ya boleh kan kita sebagai orangtua berbohong itu saya punya alasannya," ucap Ruben.

Menurut Ruben, kasus perundungan bisa memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis putranya.

Sebelumnya, Betrand diketahui menjadi korban perundungan oleh sejumlah akun media sosial.

Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang berama timmya telah menemukan satu akun Facebook milik seorang anak di bawah umur dan 5-10 akun Instagram orang dewasa yang diduga menjadi pelaku.

Kasus ini berawal ketika pelaku pembulian mengedit foto Betrand dan mengganti dengan gambar wajah hewan.

Tak terima anaknya diperlakukan seperti itu, lantas membawa masalah ini ke ranah hukum.

Penulis: Frida Anjani
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved