Kota Batu

Dua Dusun Ingin Pisah dari Tulungrejo, Pemkot Batu Tafsirkan Permendagri Terkait Pemekaran Desa

Desa Tulungrejo memiliki 5 dusun. Desa Tulungrejo memiliki sekitar 8000 jiwa warga. 2 dusun yang ingin melepaskan diri adalah Dusun Wonorejo & Junggo

Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Dialog antara perwakilan Pemkot Batu, Desa Tulungrejo dengan warga terkait rencana pemekaran di Balaidesa Tulungrejo, Senin (3/2/2020). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Pemekaran Desa Tulungrejo harus bertujuan agar pelayanan kepada masyarakat lebih baik, bukan untuk kepentingan kelompok atau bahkan kepentingan politik.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Desa Tulungrejo Suliyono usai menghadiri rembugan dengan warga membahas terkait pemekaran desa.

“Harus untuk kepentingan warga, terutama pelayanan. Jangan untuk kepentingan lain, apalagi politik,” terang Suliyono, Senin (3/2/2020).

Derita Nenek Kalimah, Bantuan Pemkot Batu Tak Kunjung Nyata Meski Sudah Disurvey Berulang Kali

Jadwal Debut Jonathan Bauman di Arema FC Saat Turnamen Internasional, Porsi Latihan Lebih Berat

Sidang Kasus Mutilasi Pasar Besar Malang Ditunda Lagi, 2 Kali JPU Tak Siap Tuntutan Bagi Sugeng

Dikatakan Suliyono, isu pemekaran tersebut sudah lama diwacanakan. Bahkan sejak 2004 silam.

Namun hingga saat ini belum terealisasi. Regulasi menjadi hal mendasar terkendalanya pemekaran tidak rampung.

Desa Tulungrejo memiliki lima dusun. Desa Tulungrejo memiliki sekitar 8000 jiwa warga.

Dua dusun yang ingin melepaskan diri adalah Dusun Wonorejo dan Junggo. Dusun Junggo dan Wonorejo memiliki sekitar 2000 an warga.

Saat ini, yang menjadi kendala pemekaran Desa Tulungrejo adanya multitafsir pada Permendagri No 1/2017 tentang Penataan Desa.

Pada Pasal 7 peraturan tersebut, dijelaskan pembentukan desa harus memenuhi syarat batas usia desa induk paling sedikit lima tahun terhitung sejak pembentukan.

Kemudian jumlah penduduk wilayah Jawa paling sedikit 6.000 jiwa atau 1.200 kepala keluarga.

“Tafsir itu yang akan kami tunggu seperti apa pastinya,” terang Suliyono.

Ia juga mengungkapkan pemekaran Desa ini merupakan usulan murni dari masyarakat.

Sementara itu Kasubag Otonomi Daerah Sekretariat Daerah Kota Batu Iwan Iswanto menerangkan boleh saja Desa Tulungrejo melakukan pemekaran desa asalkan kebutuhan dasar seperti dalam peraturan bisa terpenuhi.

"Kami masih akan rundingkan dengan konsultan. Enam ribu jiwa ini apakah jumlah total warga desa yang terpisah, atau jumlah desa inti baru bisa dipecah ketika warganya mencapai 6 ribu jiwa," kata Iwan.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved